PERINGATAN TERHADAP PERBUATAN DAGING
Penulis : Aris Handoko

Pembacaan Alkitab Hari ini :
GALATIA 5:19-21
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Apa saja perbuatan daging yang dinyatakan di perikop ini?
- Apakah ada perbuatan daging dalam daftar tersebut yang menjadi godaan bagi Saudara?
- Apa yang terjadi ketika kita melakukan perbuatan daging tersebut?

Kebanyakan orang Kristen memahami bahwa sebagai pengikut Kristus, kita seharusnya tidak mengikuti perbuatan daging dan hidup dalam ketaatan.
Kebanyakan orang pun tahu bahwa perbuatan daging tidak membawa kebaikan.
Namun yang menjadi masalah adalah: Sekalipun kita tahu bahwa perbuatan daging tidak baik, kita masih tergoda dan mengalami pergumulan untuk tidak mengikutinya.
Ada jarak yang terbentang antara pengetahuan dan keinginan.
Jarak yang Paulus pahami karena ia pun mengalami pergumulan yang sama ketika ia dengan jujur mengungkapkan perasaan dan pemikirannya di Roma 7:13-25.
Hari-hari ini perbuatan daging menjadi lebih berbahaya dan mematikan karena dibungkus dalam sesuatu yang tidak tampak berbahaya serta rohani, belum lagi akses untuk mendapatkan hal-hal yang mendukung kedagingan menjadi jauh lebih mudah.
Penyembahan berhala tidak hanya dalam bentuk patung, tapi dalam semua kenyamanan yang kita kejar.
Iri hati dan perselisihan tidak harus terjadi lewat pertemuan, tapi bisa dilakukan melalui sosial media.
Percabulan, kecemaran, dan hawa nafsu bahkan dilegalkan melalui gerakan LGBTQ dan pejuang hak asasi atas nama kemanusiaan.
Daftar perbuatan daging akan menjadi sangat panjang jika kita harus membuatnya.
Mengatasinya bukanlah dengan menghafalkan apa saja yang tidak boleh, tapi dengan memberi diri dipimpin oleh Roh Allah yang tinggal dalam kita.
Bertanyalah dan izinkan Dia menuntun kita dalam setiap langkah hidup kita, setiap saat.
Mari kita menyadari bahwa ketika kita membiarkan kedagingan menguasai, kita tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
Bukan sekedar tidak masuk surga, tapi juga tidak bisa menikmati kerajaan Allah di bumi ini.
Seluruh berkat, kebenaran dan kebaikan yang disediakanNya tidak bisa dinikmati ketika kita lebih memilih untuk hidup dalam daging, bukankah ini adalah kesedihan terbesar yang bisa dirasakan oleh seorang anak Tuhan?

Diskusikanlah dengan pembimbing Saudara 2 perbuatan daging yang masih Saudara gumuli. Apa langkah untuk mengatasinya?
Pembacaan Alkitab Setahun
Ulangan 1-2