DIPANGGIL UNTUK MENGIKUTI KRISTUS

Penulis : Bernard Tagor

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YOHANES 1:35-43

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Siapakah yang berkata “Lihatlah Anak Domba Allah!”?
  2. Siapakah murid Yohanes pembaptis yang akhirnya menjadi murid Yesus?
  3. Karena perkataan dan kesaksian siapa yang akhirnya para murid Yohanes menjadi percaya kepada Tuhan Yesus?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Sebelum kita membahas tentang pemanggilan murid-murid Yesus, kita perlu membaca dan memahami dahulu perihal penulisan kitab Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes.

Khususnya tentang pemilihan murid-murid yang dilakukan Yesus.

Khusus Injil Yohanes ada sedikit perbedaan narasi, urutan cerita, dan latar belakang pemilihan murid Yesus.

Injil Yohanes sasaran pembacanya saat itu ditujukan untuk Jemaat yang berisi tentang refleksi iman dan pengakuan iman secara bertahap tentang siapa Yesus. Yaitu; Yesus adalah anak domba Allah.

Intinya meskipun gaya penulisan Injil Yohanes berbeda dengan Injil lainnya, namun bukanlah suatu kesalahan dan sama sekali tidak bertentangan, tetapi saling memperkaya pemahaman kita tentang Yesus dan pemuridan.

Yohanes 1:30–43 menuliskan bahwa sebagian murid Yesus mula-mula, sebagiannya merupakan murid Yohanes Pembaptis.

Beberapa murid terlebih dahulu mengenal Yesus sebelum “mengikut” Dia secara penuh.

Andreas dan murid lainnya mengenal Yesus setelah mendengar kesaksian langsung dari Yohanes Pembaptis.

Dan dari kesaksian Andreas yang diceritakan kembali ke murid lainnya, yaitu Simon Petrus, Filipus dan Natanael (Bartolomeus), akhirnya membuat mereka percaya kepada Tuhan Yesus.

Ketika para murid bertemu Yesus, mereka mengikuti Dia.

Namun anehnya ketika para murid mengikut Yesus, Dia bertanya kepada mereka “Apakah yang kamu cari?”

Pertanyaan tersebut sebenarnya ingin mengetahui apa motivasi mereka mengikuti Yesus.

Karena Yesus tidak ingin para murid mengikuti-Nya, tanpa mengetahui siapa sebenarnya Yesus yang mereka ikuti.

Para murid mulai mengenal dan mengalami Yesus secara pribadi, ketika mereka bersedia tinggal bersama Yesus (ayat 38-39).

Dari uraian diatas, tidak sedikit dari kita dipanggil untuk mengikut Kristus sering kali melalui perantara dan kesaksian, baik itu orang tua kita, teman atau sahabat, pembimbing PA, pengkhotbah dan lainnya.

Seringkali mereka itu dipakai oleh Tuhan untuk mengenalkan kita dengan Dia.

Sama seperti Yohanes pembaptis, ia rela dipakai oleh Tuhan untuk menjadi perantara untuk menyampaikan siapa itu anak domba Allah.

Dan setelah kita percaya dengan Dia, maka kita sepatutnyalah kita menjadi perantara untuk menyampaikan kesaksian baik itu lewat perkataan dan perbuatan kita tentang siapa itu Yesus sang Mesias itu kepada orang-orang yang belum percaya.

Ingat! Pemuridan sejati lahir dari kesaksian, perjumpaan pribadi dengan Dia, bersedia mengenal dan tinggal bersama Dia dan pengenalan iman yang terus bertumbuh.

Jadi kita dipanggil bukan hanya mengikuti Kristus seorang diri, tetapi kita dipanggil untuk mewartakan-Nya kepada orang lain, agar mereka juga menjadi pengikut Kristus yang sejati.

Mari jadikanlah diri kita seperti “Yohanes pembaptis” yang mau dan rela menjadi perantara untuk menyaksikan tentang Kristus.

Diskusikan bagaimana caranya agar kita dapat menjadi perantara untuk menyaksikan tentang Kristus?

Pembacaan Alkitab Setahun

Imamat 22-23