MASUK KE RUANG RAHASIA BERSAMA BAPA
Penulis : Pdt. Robinson Saragih

Pembacaan Alkitab Hari ini :
MATIUS 6:5-8
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Larangan apa yang harus diingat saat kita berdoa?
- Bagaimanakah cara orang munafik berdoa?
- Mengapa kita harus mengunci kamar saat berdoa?
- Mengapa kita dilarang berdoa dengan bertele-tele?

Saudara, Yesus melarang murid-murid-Nya berdoa seperti orang munafik yang berdoa supaya dilihat orang.
Tuhan mengatakan bahwa mereka telah menerima upah dari doa mereka, yaitu pujian dari manusia.
Oleh karena itu, Tuhan menganjurkan agar kita berdoa dengan cara yang benar: masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu, dan berdoalah.
Sangat penting bagi kita untuk memiliki tempat khusus untuk berdoa, agar kita dapat berdoa secara pribadi dan sungguh-sungguh tanpa dilihat oleh orang lain, termasuk orang di luar keluarga serumah.
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita untuk melanjutkan ajaran Yesus Kristus tentang doa:
Roma 8:26 “Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.”
Ketika kita berdoa di dalam kamar dan berdoa dengan bahasa lidah atau bahasa Roh, maka kita sedang berdoa untuk membangun diri sendiri atau berdoa bagi orang-orang kudus.
Dalam doa seperti itu, Tuhan Allah Bapa kita mengerti apa yang kita doakan, dan Bapa akan mengabulkan doa kita melalui pertolongan Roh Kudus.
Dalam doa, Tuhan Yesus mengajarkan agar kita tidak berdoa dengan bertele-tele, tidak berdoa terlalu panjang, apalagi dengan banyak kata hanya untuk meminta atau memohon-mohon.
Berdoa sendirian di kamar doa merupakan bentuk doa pribadi yang konsisten dan teratur.
Doa ini dapat dilakukan setiap pagi, malam, siang, atau sore hari, namun sebaiknya dilakukan secara teratur setiap hari.
Matius 6:6-8 “Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.”
Oleh karena kita memiliki Bapa yang sangat baik, dan Dia telah menyediakan segala kebutuhan kita di sorga, maka kita diajarkan doa Bapa Kami.
Melalui doa ini, kita mengerti bahwa Bapa menyediakan semua kebutuhan kita di sorga.
Efesus 1:3 “Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.”
Sebagai Bapa yang baik dan Gembala yang baik, Dia telah menyediakan segala keperluan kita dalam bentuk rohani.
Di sorga sudah tersedia semua kebutuhan kita.
Oleh karena itu, kita tidak perlu khawatir, bimbang, ataupun takut.
Percayalah bahwa Dia adalah Bapa yang baik dan Gembala yang baik.
Oleh karena itu, sangat perlu bagi kita untuk mengenal Tuhan, agar kita tidak hidup dalam ketakutan.
Sebab kita memiliki Bapa di sorga yang sangat rindu melihat kita berdoa di tempat yang tersembunyi.
Haleluya, puji Tuhan, Amin.

Mungkinkah seseorang yang tidak mengenal Bapa tetap mau berdoa kepada Bapa di sorga?
Pembacaan Alkitab Setahun
Kejadian 32-34