DITAKDIRKAN SEBAGAI PEMENANG

Penulis : Bernard Tagor

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

ROMA 8:31-39

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya!

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Menurut saudara, jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?
  2. Menurut saudara, siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah?
  3. Menurut saudara, siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus?
  4. Menurut saudara, apa yang dimaksud dengan kalimat “kita lebih dari pada orang-orang yang menang”? (ayat 37a)
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Roma 8:38-39 menjelaskan “Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang diatas, maupun yang ada dibawah, ataupun sesuatu mahluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita”.

Bahkan di kitab Roma 8:37a menuliskan “Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang!” We are more than conquerors” (versi KJV).

Kata Yunani frase “more than conquerors” adalah “hupernikomen” yang berarti “mendapat kemenangan yang mutlak”.

Namun dalam realita sehari-hari, kenapa masih saja ada beberapa dari kita, bahkan bisa saja kita sendiri sering merasa kalah atau ciut, takut, cemas dan gentar menghadapi tantangan atau ujian yang Tuhan ijinkan kita alami, seperti: sakit penyakit yang terus menerus mendera kita, masalah keuangan, masalah dalam usaha, bisnis, pekerjaan, ekonomi, study, pergaulan, dsb?

Jawabannya sederhana, yaitu karena kita tidak betul-betul percaya bahwa Tuhan itu ada di pihak kita.

Terus apa yang harus kita lakukan, agar Firman Tuhan tersebut menjadi nyata, sehingga kita mampu menghadapi setiap tantangan yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita?

Jawaban sama, yaitu belajarlah untuk betul-betul percaya bahwa Tuhan itu ada di pihak kita, di saat situasi paling buruk maupun di situasi baik.

Pertanyaannya tindakan praktis seperti apa yang membuat kita betul-betul percaya bahwa Tuhan di pihak kita?

Salah satunya adalah, perbanyaklah waktu doa pribadi dan berdiam diri mencari wajah Tuhan untuk meminta hikmat agar Tuhan menolong kita untuk bisa kuat mengadapi masalah-masalah yang sedang kita hadapi.

Renungkanlah Firman dan janji Tuhan itu siang dan malam sampai kita mendapatkan pewahyuan tentang siapa Allah kita yang besar itu.

Teruslah mengucap syukur dalam segala hal, karena itu yang Tuhan mau untuk kita lakukan.

Terakhir perkatakan atau deklarasikan Firman Tuhan itu setiap hari sampai dengan hati kita mendapat kelegaan, sukacita dan damai sejahtera dan juga timbul iman yang kuat dan teguh yang berasal dari Allah.

Jadi, milikilah keyakinan Iman, bukan berdasarkan “perasaan kita”, tetapi keyakinan Iman berdasarkan janji Tuhan. Ingat! bahwa kita umat yang sudah percaya kepada Kristus Yesus di takdirkan sebagai pemenang, karena Dia ada di pihak kita, juga selalu bersama-sama dengan kita.

Ada satu lagu dan lirik yang kita sudah sering nyanyikan dengan judul “Lebih dari pemenang”Lebih dari pemenang dalam s’gala perkara, iblis t’lah dikalahkan oleh kuasa darahNya. Jika Allah di pihak kita, siapa dapat melawan, kita lebih dari pemenang. Haleluya kibarkanlah panjiNya. Yesus Raja segala Raja. Haleluya bangkitlah gerajaNya, kita lebih, lebih dari pemenang.-

Renungkan kebenaran Firman Tuhan yang kita baca hari ini. Pelajaran apa yang kita dapatkan dan komitmen apa yang akan kita lakukan di waktu dekat ini? Diskusikan dengan kelompok PA dan persekutuan.

Pembacaan Alkitab Setahun

2 Samuel 4-7