KASIH SETIANYA KEPADA JEMAAT TIDAK AKAN BERANJAK

Penulis : Pdt. Robinson Saragih

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YESAYA 54:6-10

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya!

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Mengapa Tuhan memanggil kembali mempelai-Nya yang telah diceraikan-Nya?
  2. Mengapa Tuhan menyembunyikan wajah-Nya?
  3. Apa yang Tuhan janjikan pada zaman Nuh?
  4. Apa yang Tuhan janjikan bagi mempelai-Nya pada saat ini?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, pernyataan Yesaya tentang Tuhan Allah:

Yesaya 54:5-10 ”Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi. Sebab seperti isteri yang ditinggalkan dan yang bersusah hati TUHAN memanggil engkau kembali; masakan isteri dari masa muda akan tetap ditolak? firman Allahmu. Hanya sesaat lamanya Aku meninggalkan engkau, tetapi karena kasih sayang yang besar Aku mengambil engkau kembali. Dalam murka yang meluap Aku telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau sesaat lamanya, tetapi dalam kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau, firman TUHAN, Penebusmu. Keadaan ini bagi-Ku seperti pada zaman Nuh: seperti Aku telah bersumpah kepadanya bahwa air bah tidak akan meliputi bumi lagi, demikianlah Aku telah bersumpah bahwa Aku tidak akan murka terhadap engkau dan tidak akan menghardik engkau lagi. Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau.”

Tuhan Allah disebut sebagai Tuhan yang Maha Kasih, Tuhan yang Maha Tahu, dan Tuhan yang Setia.

Kesetiaan Tuhan itu nyata sekali dari apa yang Tuhan nyatakan dan dituliskan oleh Yesaya.

Yesaya 55:10-11 ”Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.”

Tuhan yang setia akan melaksanakan semua janji-Nya.

Dia akan melaksanakan janji itu sesuai dengan maksud Tuhan Allah.

Dalam Perjanjian Baru, Tuhan berjanji:

Ibrani 13:5b ”Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”

Tuhan Allah dikenal karena kasih-Nya, kebaikan-Nya, dan kesetiaan-Nya. Tuhan Yesus pernah berkata:

Yohanes 14:18-20 ”Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu. Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi, tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamupun akan hidup. Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.”

Bapa, Anak-Nya Yesus Kristus, dan kita sebagai jemaat-Nya adalah kesatuan dalam tubuh-Nya.

Bapa, Anak-Nya dan Roh Allah diam di dalam tubuh kita sebagai orang percaya.

Tuhan berjanji bahwa Dia tidak akan meninggalkan kita. Dia menyertai kita sampai akhir zaman.

Tuhan telah berjanji bahwa Dia akan menyertai gerejanya sampai akhir zaman.

Dia akan tetap setia, dan kesetiaan-Nya tidak akan beranjak sampai selama-lamanya.

Roma 8:37-39 ”Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”

Dan Tuhan Allah yang Maha Kasih dan Maha Baik akan terus menyertai gereja-Nya, jemaat-Nya yang disebut juga Tubuh-Nya.

Haleluya, puji Tuhan, Amin!

Apakah bisa bagi seseorang untuk keluar dari Yesus Kristus? Bagaimana caranya?

Pembacaan Alkitab Setahun

Yosua 19-21