NILAI KEKUDUSAN

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

1 PETRUS 3:14-17

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya dan secara khusus hafalkanlah 1 Petrus 3:15!

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Hal apakah yang harus kita bangun di dalam hati kita untuk mendeklarasikan bahwa Yesus adalah Tuhan?
  2. Jika kita menguduskan Kristus di dalam hati kita maka hati yang bagaimanakah yang selalu terpancar dari kehidupan kita?
  3. Bagaimana sikap perbuatan dan perkataan kita jika kita selalu menguduskan Kristus dalam hati kita?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Untuk menjadi Rumah Tuhan yang kuat dan berkarakter Kristus, maka kita harus membangun nilai hidup dalam kekudusan.

Dan kekudusan dimulai dari dalam hati kita, dimana hati kita sepenuhnya dimiliki oleh Kristus dimana ketika lahir baru kita memiliki hati yang bersatu dengan Roh Tuhan.

”Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.” (1 Korintus 6:17).

Hati kita menjadi tempat bersemayamnya Tuhan pencipta langit dan bumi dan Dia satu-satunya pemiliki kehidupan kita, sehingga kita senantiasa memiliki hati nurani yang murni.

Oleh karena itu kita tidak boleh menodai hati kita dan senantiasa menjaga hati kita.

”Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” (Amsal 4:23).

Kita dapat menjagai hati kita dengan kebenaran-kebenaran Firman Tuhan sehingga kita tidak berbuat dosa dan tetap hidup dalam kekudusan Allah.

”Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.” (Mazmur 119:11).

Ketika kita senantiasa membangun nilai kekudusan yang dimulai dari hati kita maka kita akan memancarkan kekudusan hidup terhadap orang lain baik melalui perkataan maupun perbuatan.

”Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat.” (1 Petrus 3:15).

”Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka.” (1 Petrus 2:12).

Hal inilah yang Tuhan inginkan karena rumah Tuhan harus merepresentasikan kekudusan Allah yang dapat dilihat oleh semua orang bahkan dunia melihat Allah sendiri di dalam kehidupan kita.

”Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu, tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.” (1 Petrus 1:14-16).

Kekudusan akan memancarkan terang Kristus dan terang Kristus membawa kita hidup saling mengasihi yang merupakan wujud kehadiran Tuhan.

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana saudara membangun nilai kekudusan untuk menjadi Rumah Tuhan yang kuat dan berkarakter Kristus.

Pembacaan Alkitab Setahun

Bilangan 26-27