HIDUP OLEH IMAN DALAM ANAK ALLAH

Penulis : Pdt. Robinson Saragih

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

GALATIA 2:19-21

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya!

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang bisa menolong kita bisa hidup untuk Allah?
  2. Siapa yang hidup di dalam kita, bagaimana caranya?
  3. Hidup seperti apa hidup orang percaya kepada Yesus itu?
  4. Apa yang menyebabkan kematian Yesus Kristus bisa menjadi sia-sia?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, hidup oleh iman anak Allah merupakan kehidupan orang percaya yang diinginkan oleh Tuhan Allah.

Rasul Paulus menuliskan dalam suratnya kepada jemaat di Efesus:

Efesus 3:17-19 “sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.”

Ketika orang percaya dan beriman bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat, maka Tuhan Allah, Bapa, Yesus Kristus memeterai orang itu sebagai milik kepunyaan Allah dan Tuhan Allah menganugerahkan kepadanya Roh Kudus dan tinggal berdiam dalam hati orang percaya.

Ketika seseorang didiami oleh Roh Kudus, maka dia tidak lagi sendirian karena ada pribadi Yesus Kristus tinggal bersama dia di dalam tubuhnya.

Inilah yang dituliskan oleh Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Galatia:

Galatia 2:19-20 “Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”

Dan ketika Yesus Kristus tinggal di dalam kita dan anjuran rasul Paulus yang berkata:

Galatia 5:24-25 “Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,”

Ketika anjuran rasul Paulus ini kita hidupi dalam hidup kita maka kita bisa hidup dengan Iman Yesus Kristus dan ini merupakan kehendak Allah bagi anak-anakNya.

Tuhan Yesus berkata bahwa:

Yohanes 14:12 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa”

Yesus menginginkan supaya kita melakukan pekerjaan Yesus Kristus dahulu yaitu menyembuhkan orang sakit, mengusir setan-setan dan membuat banyak mujizat.

Dia mau supaya kita menggantikan Dia saat ini. Haleluya, Puji Tuhan, Amen!

Apakah mujizat-mujizat yang dilakukan Yesus dahulu, masih bisa terjadi melalui kita orang percaya?

Pembacaan Alkitab Setahun

Kolose 1-4