AMBIL SELURUH PERLENGKAPAN SENJATA ALLAH

Penulis : Pdt. Robinson Saragih

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

EFESUS 6:13-18

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Mengapa harus menggunakan selengkap senjata Allah?
  2. Apa yang menjadi ikat pinggang, supaya bisa berdiri tegap?
  3. Apa yang menjadi baju zirah sebagai pelindung bagi tubuh kita?
  4. Sebagai apa disebutkn kerelaan pemberitaan Injil?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara yang kekasih, peperangan kita bukanlah melawan darah dan daging, melainkan melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

Kita tidak dapat melihat musuh kita secara langsung.

Oleh karena itu, kita harus rela dipimpin dan dikendalikan oleh Roh Kudus dalam peperangan Rohani yang kita alami atau kita lakukan.

Peperangan rohani itu merupakan peperangan yang terus menerus terjadi.

Walaupun dari pihak lawan tidak ada gencatan senjata, sadar atau tidak peperangan itu terus berjalan.

Kita sadar atau tidur, setan terus melakukan perang terhadap kita, dia terus menerus berusaha mengalahkan kita.

Peperangan yang setan lakukan adalah bagaimana dia terus berusaha untuk mengerjakan tujuan setan atau iblis.

Yesus pernah berkata bahwa iblis itu adalah si pencuri yang selalu ingin mencuri:

Yohanes 10:10 ”Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang supaya mereka mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan”

Iblis selalu bertujuan untuk mencuri sukacita, kedamaian, ketenangan, kesehatan bahkan dia mau membunuh kita kalau ada kesempatan.

Setan selalu mencari  kesempatan untuk mencuri dan membunuh.

Ia juga berencana untuk membinasakan kita, walaupun itu sesuatu yang mustahil, bahkan tidak mungkin. Setan selalu berusaha berdusta, menggunakan tipu daya dan penyesatan supaya orang percaya menjadi kehilangan sukacita dan damai sejahtera.

Ia terus berusaha supaya kita stres dan menjadi sakit.

Dalam kesakitan kita, dia terus berusaha dengan tipu dayanya untuk membunuh kita.

Ketika setan menyerang kita maka perbendaharaan firman Tuhan atau pengetahuan akan firman Tuhan sangat perlu supaya kita tidak tertipu karena dia sering datang dengan kebohongan atau tipu daya.

Tipu daya setan harus dihadapi dengan perbendaharaan firman Tuhan supaya dia tidak bisa menipu kita.

Tipuan setan sering mendatangkan kekuatiran, kebimbangan bahkan ketakutan.

Kekuatiran atau kebimbangan menyebabkan kita lemah dan setan akan terus menekan kita supaya kita stres, tertekan, tertuduh, bahkan sampai depresi.

Dalam keadaan seperti ini, mungkin kita sudah terkena sakit penyakit, berupa sakit maag, hipertensi atau penyakit lain yang gampang menyerang kita.

Oleh karena itu, rasul Petrus pernah berkata:

1 Petrus 5:8 ”Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.”

Saudara, kalau kita sadar maka kita bisa dengan mudah mengalahkan musuh kita dengan menggunakan perisai Iman dan pedang Roh sehingga musuh akan dapat dihalau.

Kita harus tetap waspada karena setan selalu menunggu kesempatan dan mencari kesempatan untuk menyerang kita lagi pada saat kita sedang tidak waspada.

Oleh karena itu, kita diminta harus terus waspada.

Ketika kita kurang waspada maka setan akan menyerang dan menuduh kita sehingga kita terkena panah api si jahat yang membuat kita menjadi kuatir atau takut.

Maka kita perlu kembali bersekutu dengan Tuhan melalui doa atau merenungkan Firman Tuhan sehingga terbentuk perisai Iman.

1 Petrus 5:7 ”Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.”

1 Petrus 5:9 ”Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.”

Ketika kita melawan setan dengan perisai Iman, maka serangan setan bisa dihalau. Namun kita harus tetap waspada, karena setan itu ulet dan menunggu waktu yang baik untuk kembali menyerang:

Lukas 4:13 ”Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik.”

Iblis selalu menunggu atau mencari waktu yang baik untuk kembali menyerang.

Oleh karena itu, kita harus tetap waspada dan menggunakan seluruh perlengkapan senjata Allah.

Haleluya, Puji Tuhan, Amen.

Mengapa banyak anak-anak Tuhan yang sudah lahir baru masih jatuh bangun dalam dosa?

Pembacaan Alkitab Setahun

Kisah Para Rasul 4-6