MENYEBARKAN FIRMAN ALLAH DENGAN MUJIZAT DAN TANDA

Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

KISAH PARA RASUL 6:3-8

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah jabatan dari tujuh orang yang dipilih oleh para Rasul?
  2. Apakah yang menjadi tugas dari ke tujuh orang tersebut?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Kitab Kisah Para Rasul adalah cerita atau kisah tentang para Rasul, para murid Tuhan Yesus.

Ini tidak hanya tentang dua belas orang murid yang ada dimuridkan secara khusus oleh Yesus, tetapi juga tentang 70 orang murid, 120 orang murid dan ribuan murid-murid lainnya.

Kitab Kisah Para Rasul, tentu bukan hanya tentang sejarah pergerakan dari gereja yang mula-mula.

Tetapi di Kitab ini kita memang akan menemukan tentang hal-hal yang luar biasa: tanda dan mujizat yang dilakukan oleh Roh Kudus melalui para murid, para rasul.

Tanda dan mujizat ini menyertai pelayanan para murid, ini adalah demontrasi kuasa Roh Kudus.

Demonstrasi kuasa Allah ini memiliki efek ganda, pertama hal ini akan meneguhkan para murid sebagai salah satu petunjuk atau konfirmasi bahwa Allah menyertai mereka.

Kedua, ini tentu akan memberikan efek kepada yang melihat atau merasakan langsung dampak dari tanda dan mujizat tersebut.

Di Kisah Para Rasul pasal 3 terdapat cerita bagaimana Petrus dan Yohanes menyembuhkan orang yang lumpuh.

Kejadian tersebut tentu menyedot perhatian banyak orang sehingga akhirnya ribuan orang berkumpul di Bait Allah untuk melihat dan mendengarkan khotbah Petrus dan Yohanes.

Akibatnya memang akhirnya mereka ditangkap oleh pengawal bait Allah atas suruhan para imam.

Tetapi setelah di sidang dan Imam Besar tidak bisa membuktikan kesalahan Petrus dan Yohanes, mereka dilepaskan.

Dan ini doa mereka, ketika mereka telah dilepaskan: “Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu. Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah tanda-tanda dan mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus.” (Kisah Para Rasul 4:29-30).

Dan terbukti tanda dan mujizat banyak terjadi setelah peristiwa tersebut, baik yang dilakukan oleh para murid dan para diaken serta banyak orang percaya lainnya.

Dan tanda serta mujizat tidak berhenti di masa gereja yang mula-mula.

Cerita tentang kisah-kisah kebangunan rohani atau revival baik yang terjadi di Soe, NTT tahun 1965, di Azusa street Los Angeles, Amerika Serikat; di Welsh; di Tiongkok, India, dsb.

Mujizat masih ada dan Roh Tuhan mencari siapakah yang bersedia untuk dipakai sebagai sarana untuk melakukan tanda dan mujizat, bagi kemuliaan-Nya.

Saudara, dalam kelompok pemuridan ceritakan pengalamanmu, jika ada, melihat atau mengalami mujizat Tuhan.

Pembacaan Alkitab Setahun

Lukas 19-20