IMAN SEBESAR BIJI SESAWI

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 17:19-21

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya dan secara khusus hafalkanlah Matius 17:20.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Mengapa murid-murid Yesus tidak dapat mengusir setan?
  2. Ketika murid-murid Yesus percaya kepada Dia maka apakah yang mereka miliki?
  3. Apakah yang dapat mereka lakukan kepada setan dan kuasa-kuasa dunia ketika mereka memiliki iman sebesar biji sesawi?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Tuhan sangat menghargai iman seseorang untuk terjadinya sebuah mukjizat dan mengalami berkemenangan dalam menghadapi segala sesuatu seperti yang Tuhan Yesus katakan kepada murid-murid-Nya yang kurang percaya dimana jika mereka memiliki iman sebesar biji sesawi maka ketika mereka berkata-kata kepada gunung maka gunung itu akan pindah.

Hal ini juga pernah Tuhan Yesus katakan kepada perempuan Kanaan: “Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: “Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki.” Dan seketika itu juga anaknya sembuh.” (Matius 15:28).

Darimanakah datangnya iman? Alkitab menjelaskan bahwa iman datang ketika kita mendengar Firman Tuhan.

”Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh Firman Kristus.” (Roma 10:17).

Itulah sebabnya kita harus membaca, merenungkan serta memahami Firman Tuhan sehingga Firman Tuhan menjadi hidup dalam batin kita dan ada di dalam mulut kita.

Firman yang dalam hati dan mulut kita itu adalah Firman Iman yang siap melakukan tepat seperti yang Tuhan Firmankan dan Firman ini akan menghaislkan iman sebesar biji sesawi.

Firman yang Tuhan berikan kepada kita yang menghasilkan iman sebesar biji sesawi, maka untuk terjadinya mukjizat dan hal-hal yang mustahil, maka Firman tersebut harus diperkatakan, seperti dalam Markus 7:29: ”Maka kata Yesus kepada perempuan itu: “Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu.”

Oleh karena itu kita harus setiap saat memperkataakn dan mendeklarasikan Firman Tuhan supaya kita senantiasa hidup dengan kemenangan dari setiap pergumulan yang kita hadapi yang dapat menekan kehidupan kita seperti masalah sakit penyakit, masalah ekonomi, dan lain-lain.

Ketika Firman tersebut diperkatakan maka segala tekanan tersebut diangkat dan terjadi mukjizat, jadi perkataan dari mulut kita senantiasa mengalirkan Firman Tuhan.

Dan jika kita mempraktekkan ini, maka orang-orang yang ada di sekitar kita juga akan melihat dan mengalami mukjizat lewat iman yang kita nyatakan lewat perkataan kita seperti yang dilakukan oleh Tuhan Yesus dalam Markus 2:12: ”Dan orang itu pun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: “Yang begini belum pernah kita lihat.”

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana saudara mengalami mukjizat Tuhan lewat memperkatakan Firman tersebut yang merupakan iman sebesar biji sesawi.

Pembacaan Alkitab Setahun

Lukas 6-7