KEFASIKAN DAN KELALIMAN MANUSIA

Penulis : Pdt. Robinson Saragih

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

ROMA 1:21-28

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Bagaimana caranya Allah menyatakan diri-Nya kepada manusia, sehingga mereka dapat mengenal-Nya?
  2. Apa yang menyebabkan manusia menjadi bodoh, sehingga manusia menyembah berhala, atau illah-illah yang mereka ciptakan?
  3. Mengapa manusia saling mencemarkan diri mereka?
  4. Mengapa Allah menyerahkan manusia kepada pikiran-pikiran mereka yang terkutuk?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, sejak semula Tuhan menyatakan diri-Nya melalui semesta ini, sehingga manusia sebenarnya dapat melihat bahwa ada sesuatu yang luar biasa yang menciptakan semesta ini.

Namun dosa telah masuk ke dalam dunia ini, maka manusia tidak memuliakan Allah karena dosa menyebabkan manusia terpisah dari Allah.

Manusia tidak memiliki hubungan dengan Allah sehingga manusia sangat dipengaruhi oleh setan-setan.

Iblis yang mendapat kuasa ketika manusia jatuh ke dalam dosa maka iblis mendapatkan kuasa di semesta ini karena manusia dapat diperdaya sehingga iblis menguasai semesta ini karena manusia tunduk dibawah tipu daya iblis.

Kejadian 1:26-28 “Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” Allah menyerahkan penguasaan bumi ini kepada manusia, namun karena manusia berdosa, maka penguasaan itu diambil alih oleh iblis. Maka iblislah yang menguasai manusia dan seluruh wilayah kekuasaan manusia saat itu menjadi wilayah kekuasaan iblis.  Menurut perkataan Yesus, bahwa pencuri datang untuk mencuri, membunuh dan membinasakan. Iblis menguasai bumi ini karena ia mencurinya dengan menipu manusia di taman Eden. Sejak itu maka manusia terikat dalam dosa dan keinginan hatinhya selalu ingin melakukan dosa.”

Kejadian 6:5-6 ”Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.”

Sebab murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia yang menindas kebenaran dengan kelaliman.

Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka.

Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan sehingga mereka tidak dapat berdalih.

Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya.

Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.

Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh dengan hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh.

Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar.

Manusia memuliakan dan menyembah dewa-dewi mereka.

Karena itu, Tuhan menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka.

Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta serta memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya.

Saudara, hampir sama dengan kejadian-kejadian itu, hari-hari ini di tengah-tengah dunia kita saat ini juga sedang terjadi masalah itu.

Ditengah-tengah jemaat gereja juga hal itu terjadi lagi dimana mereka merindukan dan menginginkan berkat-berkat Tuhan.

Mereka membicarakan bagaimana mereka sembuh dari sakit mereka, bebas dari hutang mereka dan mengalami kesuksesan dalam usaha mereka.

Cerita lain lagi, mereka sangat bahagia karena merasakan kebebasan dan kemerdekaan namun melupakan sumber berkat itu, melupakan sang penyembuh dan tidak menyembah Tuhan yang memberkati mereka.

Mereka menyembah kemerdekaan, kebebasan dan kesembuhan yang mereka alami.

Berita itu menjadi viral dan di dengungkan kemana-mana yaitu bagaimana mereka telah sembuh, telah bebas dari hutang usaha, berhasil dan selalu mengatakan I’M POSSIBLE.

Saudara, para motivator mengutip firman Tuhan dan mendorong agar semua orang termotivasi untuk berusaha dan berhasil.

Mereka mengajarkan kebenaran-kebenaran firman Tuhan dan membuang Tuhan dari berita mereka.

Hal ini sedang terjadi disekitar kita. Hati-hati saudara-saudara! Kembali ke zaman apa yang dikatakan oleh kitab Roma itu, dimana kefasikan dan kelaliman saat ini terhias rapi dengan bumbu-bumbu firman dengan tanda-tanda keberhasilan, kekayaan dan hedonisme.

Oleh karena itu, mari saudara-saudara kita menyadari keadaan ini dengan kewaspadaan supaya kita tidak tertulari kehidupan, kefasikan dan kelaliman di zaman akhir ini.

Haleluya, Puji Tuhan, Amen!

Adakah kabar baik dengan tidak menghadirkan Yesus Kristus? 

Pembacaan Alkitab Setahun

Yeremia 7-9