UMAT YANG DI BEDAKAN DARI BANGSA LAIN

Penulis : Pdt. Robinson Saragih

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

KELUARAN 8:20-23

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Mengapa Musa harus bangun pagi-pagi?
  2. Pesan apa yang harus di sampaikan kepada Firaun?
  3. Mengapa tulah itu hanya terjadi di istana dan wilayah dimana orang Mesir tinggal, dan wilayah yang di mana orang Israel tinggal tidak terjadi?
  4. Apa yang sengaja dibuat oleh Tuhan antara orang Israel dan orang Mesir?
  5. Apa tujuan Tuhan melakukan pembedaan itu?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, sejak semula ketika Adam melakukan dosa di taman Eden, Allah telah berencana bahwa Tuhan Allah akan membuat perseteruan antara perempuan (Hawa) dengan ular (iblis). Musa menuliskan rencana ini dalam:

Kejadian 3:15 “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.”

Rencana Allah itu telah di rancangkan sejak di Eden dan untuk itu Dia mempersiapkan segalanya.

Tuhan menghukum dosa dunia dengan mendatangkan air bah pada zaman Nuh.

Nuh selamat karena dia mau mendengarkan dan mentaati perintah Allah walaupun bagi dia perintah itu belum dipahaminya karena belum pernah ada hujan dan dia harus membuat perahu besar diatas gunung.

Nuh disebut orang gila karena membangun perahu di atas gunung bukan di tepi laut.

Lewat pekerjaannya, dia terus mengingatkan orang-orang supaya mereka bertobat supaya Tuhan tidak menenggelamkan mereka pada banjir besar yang akan menenggelamkan semua tempat di bumi ini.

Lewat keluarga Nuh, Tuhan membangun kehidupan manusia lagi.

Tuhan mulai ingin untuk membangun suatu bangsa yang berkenan kepada  hati-Nya, maka Allah memilih Abraham:

Kejadian 12:1-3 ”Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.“

Setelah Abraham memasuki tanah Kanaan, Allah menemui Abraham dan menjanjikan bahwa dia akan memiliki seorang anak laki-laki yang diberi nama Ishak.

Abraham menunggu janji itu di genapi selama dua puluh lima tahun.

Dikarenakan lama menunggu, maka Sarai meminta Abraham untuk menghampiri Hagar, seorang Mesir yang menjadi asisten rumah tangganya, supaya mereka punya anak.

Setelah Hagar hamil, Sarai mengusir Hagar karena cemburu dan marah kepada Hagar.

Hagar sempat keluar dari rumah Abraham, tetapi Malaikat Tuhan menghampiri Hagar dan meminta supaya dia kembali dan tetap mengabdi kepada Sarai majikannya.

Malaikat itu berjanji bahwa Tuhan akan memperhatikan dia dan anaknya.

Anak itu diberi nama Ismael, seorang laki-laki yang perilakunya seperti keledai liar.

Dari Ishak, Abraham mendapati suatu bangsa yang besar yaitu bangsa Israel.

Bangsa Israel adalah bangsa pilihan namun mereka tidak menghargai pilihan itu sehingga menjadikan mereka suatu bangsa yang terus membangkang terhadap Tuhan Allah, bangsa yang tegar tengkuk, namun Allah tetap setia terhadap janji-Nya.

Melalui Yehuda, cucu Ishak, maka lahirlah keturunannya yaitu raja-raja termasuk Daud yang akan menjadi moyang dari Yesus Kristus.

Yesuslah keturunan perempuan di taman Eden yang akan meremukkan kepala ular itu.

Salib adalah medan perang antara benih perempuan dan benih ular itu.

Yesus mati karena Dia menyerahkan nyawa-Nya kepada Bapa-Nya, sedangkan benih ular itu diremukkan kepalanya oleh Yesus Kristus.

Pada hari ketiga, Yesus bangkit dari kubur.

Iblis (setan) telah pecah kepalanya, dia tidak bisa apa-apa lagi hanya tinggal menunggu matinya.

Iblis hanya bisa menipu dan menakut-nakuti orang yang tidak percaya kepada Yesus.

Iblis telah kehilangan kuasa dan kekuatannya, sementara itu kuasa kebangkitan Yesus Kristus semakin nyata dan dianugerahkan kepada orang-orang yang percaya kepada Yesus melalui baptisan Roh Kudus.  

Dengan kuasa Roh Kudus, maka semua orang percaya menjadi:

1 Petrus 2:9 ”Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:”

Suatu bangsa yang dibedakan dengan kuasa Roh Kudus yang dianugerahkan kepada orang-orang percaya yang dibaptis oleh Roh Kudus.

Suatu komunitas yang Roh Kudus turun ke atas kamu, sehingga kamu menjadi saksi Kristus di Yerusalem, seluruh Yudea, dan Samaria, dan sampai ke ujung-ujung bumi.

Suatu kumpulan orang percaya, dimana Roh Kudus tidak sedang berduka di dalam dirinya.

Roh Kudus tidak sedang dipadamkan di dalam hidupnya. Namun kata rasul Paulus:

Roma 12:11Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.”

Jadi mereka yang berbeda itu adalah sekelompok orang yang rohnya menyala-nyala karena pengaruh Roh Kudus sehingga mereka begitu rajin, semangat dalam melayani Tuhan dan sangat bergairah dalam pelayanan.

Haleluya, Puji Tuhan, Amen!

Mengapa ada anak-anak Tuhan, melayani dengan gairah walaupun tidak berbahasa Roh?

Pembacaan Alkitab Setahun

Amsal 7-9