LEMAH LEMBUT DAN HORMAT DALAM MEMBERI PERTANGGUNGJAWABAN

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

I PETRUS 3:13-16

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya dan secara khusus hafalkanlah I Petrus 3:15.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Siapakah yang harus kita kuduskan di dalam hati yang menyatakan keTuhanan-Nya?
  2. Apakah bukti dari kita telah menguduskan Kristus di dalam hati kita?
  3. Sikap apakah yang harus kita tunjukkan kepada dunia dalam memberi pertanggungjawaban terhadap iman kita?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Dalam membangun Rumah Kabar Baik kita harus memastikan bahwa dari dalam hati kita terpancar kehidupan Ilahi dalam berinteraksi terhadap dunia ini juga dalam kehidupan berjemaat.

Interaksi kita dapat kita tunjukkan lewat perkataan dan perbuatan.

Agar kita dapat senantiasa memancarkan kehidupan Ilahi tersebut maka kita harus dapat membangunnya dengan benar.

Pertama-tama kita harus fokus kepada Kristus, di mana fokus kita adalah kepada Kristus yang hidup di dalam kita, mengisi hidup kita dengan Firman Tuhan sehingga hati kita senantiasa berkobar-kobar, selain itu pikiran dan perasaan kita harus dipenuhi oleh Firman Tuhan, sehingga hal-hal yang manis, yang sedap didengar dan yang mulia itu selalu ada di pikiran kita, yaitu pikiran Kristus.

Itulah sebabnya Rasul Petrus memerintahkan umat Tuhan agar menguduskan Kristus sebagai Tuhan di dalam hati kita.

Tujuannya adalah agar ketika kita harus memberi pertanggungjawaban kepada orang lain yang meminta pertanggungjawaban tentang pengharapan kita di dalam Kristus juga tentang iman kita di dalam Kristus, maka kita dapat meresponinya dengan perkataan dan sikap yang lemah lembut dan hormat.

Tidak berdebat, tidak marah, tidak emosi tetapi dipenuhi dengan belas kasihan dari Tuhan dan kemurnian hati agar orang-orang tersebut dapat mengenal kasih Tuhan dan dapat melihat kesalehan hidup kita di dalam pancaran kasih Kristus.

Bahkan ketika orang-orang mencari kesalahan dan kelemahan kita serta berupaya memfitnah kehidupan kita, mereka tidak sedikitpun melihat kesalahan di pihak kita sehingga kita benar-benar menjadi surat Kristus yang dapat dibaca oleh setiap orang.

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana senantiasa dapat menyatakan iman saudara kepada orang lain dengan penuh hormat dan dan lemah lembut.

Pembacaan Alkitab Setahun

2 Raja-raja 1-3