BERIBADAH DENGAN HORMAT DAN TAKUT AKAN TUHAN

Penulis : Pdt. Robinson Saragih

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

IBRANI 12:25-29

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Siapakah yang dimaksudkan oleh penulis kitab Ibrani, jangan sampai kita menolak Dia?
  2. Apa yang pernah dijanjikan mengenai keriuhan ketika Allah menyampaikan Hukum Taurat di gunung Sinai pada masa lalu, bagaimana dengan yang akan datang?
  3. Apa yang kita terima sebagai anak-anak TUHAN dalam Perjanjian Baru?
  4. Bagaimana seharusnya kita beribadah kepada Tuhan dalam masa anugerah ini atau pada masa kasih karunia ini?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, suasana dan iklim rohani sangat berbeda ketika Israel di bawah Hukum Taurat dengan masa kini, gereja TUHAN pada masa zaman anugerah atau zaman Kasih Karunia.

Pada masa lalu, suasana yang benar-benar mencengkeram karena ketika bangsa itu tidak taat, maka kutuk akan ditimpakan kepada mereka.

Suasana yang sangat berbeda dengan sekarang, dimana kutuk hukum Taurat itu sudah tidak diberlakukan lagi bagi kita, karena YESUS KRISTUS TELAH MATI TERKUTUK UNTUK MENANGGUNG KUTUK BAGI GEREJANYA.

Kalau dahulu, selalu harus menaati dan dalam ketakutan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban.

Saat ini segala sesuatu berjalan bukan lagi sebagai suatu keharusan atau kewajiban, namun karena KASIH kepada BAPA YANG SUDAH TERLEBIH DAHULU MENGASIHI KITA DENGAN kasih yang tidak berbatas.

EFESUS 3:18-19 ”Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.”

Karena KASIH ANUGERAH ALLAH menyebabkan rasul Paulus dapat melakukan dan mencoba mengasihi TUHAN dengan BEKERJA LEBIH KERAS DARI PARA RASUL lainnya :

I KORINTUS 15:10-11 Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku. Sebab itu, baik aku, maupun mereka, demikianlah kami mengajar dan demikianlah kamu menjadi percaya.”

Jadi hubungan relasi antara anak-anak Tuhan saat ini dengan TUHAN ALLAH adalah relasi atau hubungan SALING MENGASIHI.

KITA MENGASIHI ALLAH karena DIA sudah lebih dahulu mengasihi kita. Dalam KASIH TIDAK ada KETAKUTAN, jadi marilah kita beribadah kepada TUHAN ALLAH dalam KASIH, rasa HORMAT, rasa segan serta dengan rasa KAGUM YANG SANGAT LUAR BIASA.

SAYA sering berpikir, mengapa TUHAN MEMILIH saya jadi anak-Nya, saya saja tidak merasa KAGUM HORMAT ATAU PERCAYA pada diri saya, karena saya sangat MENGENAL DIRI SAYA.

NAMUN mengapa YESUS MAU MATI BUAT SAYA dan TUHAN ALLAH BAPA itu rela memilih saya, karena itu saya MENGASIHI TUHAN ALLAH, kagum dan HORMAT kepada DIA, sang PENEBUS dan JURU SELAMAT KITA ITU.

HALELUYA, PUJI TUHAN, AMEN!

Mengapa ada banyak anak-anak TUHAN, tidak mau terlibat dalam pelayanan?

Pembacaan Alkitab Setahun

Bilangan 3-4