• <font face=LET THY KINGDOM COME Through Discipleship" />
  • Visi
  • MISI
  • NILAI-NILAI

Renungan Taat, 12 Mei 2019

BL NewHATI DAN PIKIRAN YANG DIPERBAHARUI

Oleh : Pnt. Leonardo Mangunsong

Manusia terdiri dari roh, jiwa dan tubuh. Dan Tuhan ingin agar roh jiwa dan tubuh kita terpelihara sempurna dengan tidak bercacat pada kedatangan Tuhan dan Dia sendiri yang rindu menggenapinya.

Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita. Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya (I Tesalonika 5:23-24).

Ketika kita mengalami kelahiran kembali di mana Yesus kita undang sebagai Tuhan dalam hati kita maka Dia tinggal dalam roh kita dan roh kita menjadi sempurna. Dan sekarang Tuhan ingin agar jiwa kita juga disempurnakan oleh Tuhan dengan cara diperbaharui secara terus menerus sehingga kita memiliki pikiran dan perasaan Kristus. Demikian juga tubuh kita disempurnakan sehingga hidup kita memancarkan karakter Yesus Kristus.

Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus, yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya (Efesus 4:21-24).

Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari (II Korintus 4:16).

Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar (II Korintus 3:18).

Jiwa kita terdiri dari pikiran, perasaan atau emosi serta kehendak. Sebagai murid Tuhan kita harus memiliki pikiran dan perasaan yang terus menerus diperbaharui sehingga kita selalu memahami kehendak Bapa dan mengerjakan kehendak Bapa. Bagaimanakah pikiran dan perasaan kita dapat diperbaharui? pikiran diperbaharui dengan cara mengisi pikiran kita dengan Firman Tuhan, seluruh pikiran kita yang salah yang selama ini dibentuk oleh dunia ini harus diganti dengan Firman Tuhan atau prinsip-prinsip Firman Tuhan.

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik (II Timotius 3:16-17).

Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu (Yakobus 1:21).

Perasaan, emosi atau hati diperbaharui ketika kita mengalami perjumpaan dengan Tuhan disaat kita memuji, menyembah dan berdoa kepada Tuhan ada lawatan, sehingga hati, emosi dan perasaan kita mengalami jamahan atau sentuhan Tuhan. Itulah sebabnya kita perlu senantiasa mengalami perjumpaan dengan Tuhan agar hati, perasaan dan emosi kita terus diperbaharui dan diubahkan.

Kehendak atau keinginan kita menjadi selaras dengan kehendak Bapa seperti kata Yesus, “Jadilah kehendakMu” akan terjadi dalam hidup kita ketika pikiran dan hati serta emosi kita terus diperbaharui, sehingga kita mengerti kehendak Allah, disamping itu kita terus mengupayakan mengerti dan melakukan kehendak Bapa.

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna (Roma 12:2).

Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan (Efesus 5:17).

Jiwa kita yang terdiri dari pikiran, perasaan atau emosi atau hati serta kehendak atau keinginan akan terus menerus diperbaharui, ketika Firman Tuhan memenuhi pikiran kita dan hati dan perasaan kita diperbaharui ketika kita terus menerus setiap hari mengalami perjumpaan dengan Tuhan sehingga kehendak dan keinginan kita juga diperbaharui sehingga Kristus menjadi nyata dalam hidup kita di mana kita memiliki pikiran dan perasaan Kristus serta memahami dan berjalan dalam kehendak Bapa.

Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus (Filipi 2:5).

Jadilah murid yang sejati dengan pikiran perasaan dan hati yang terus menerus diperbaharui untuk melakukan kehendak Bapa.