URAPAN MEMANIFESTASIKAN PEKERJAAN YESUS

 

Pnt.Sahala Hutagalung

Pnt.Sahala Hutagalung

 Yesus yang hidup, tinggal di dalam kita memanifestasikan pekerjaan-Nya melalui kita (diwujudkan, dinyatakan).

Yohanes 14:12-13: Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.

Barangsiapa percaya kepada Yesus Kristus, Dia mengurapinya sehingga Roh Kudus dimanifestasikan (dibuktikan, diekspresikan) untuk  melakukan pekerjaan yang lebih besar. Melakukan pekerjaan yang lebih besar berarti melakukan pekerjaan yang belum pernah Saudara lakukan sebelumnya. Ada kekuatan dan kesanggupan yang lebih, yang Roh Kudus dapat lakukan melalui hidup Saudara dan saya. Dia yang tidak terbatas kuasa dan kekuatan-Nya dapat melampaui keadaan Saudara, agar Bapa dipermuliakan di dalam Anak.

Matius 16:15-19: Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.”

Ketika Simon percaya bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup, kuasa diberikan kepadanya untuk mengikat dan melepaskan.

Kristus yang bangkit dan hidup kini bersama-sama dengan Saudara dan bekerja melalui Saudara, berbagai manifestasi rohani akan tetap berlangsung dalam Gereja Kristus hingga kedatangan-Nya kembali. Selain memberitakan Injil keselamatan, tetapi juga harus membawa masuk kerajaan itu sebagaimana yang dilakukan Yesus, yaitu dengan mengusir setan-setan dan menyembuhkan orang sakit.

Kristus sudah berjanji bahwa kekuasaan, wibawa, dan kehadiran-Nya akan senantiasa menyertai kita dalam peperangan melawan kerajaan Iblis. Kita harus membebaskan orang dari perbudakan dengan memberitakan Injil dan memanifestasikan kuasa ilahi dengan mengadakan berbagai tanda dan mujizat dengan urapan dari Roh Kudus. Kita adalah pemenang, jangan mau mendengar dan mengikuti tawaran Iblis, tapi manifestasikan Kristus yang hidup dan menang, dijelmakan, disalurkan melalui hidup kita.

 

Oleh: Pnt. Sahala Hutagalung

About the Author: Sorta Meralda Tobing