• Our Church Our Home
  • Visi
  • MISI
  • NILAI-NILAI

SALING MERENDAHKAN DIRI

SALING MERENDAHKAN DIRI

Yesus Kristus,  walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. (Filipi 2:6-8)

Super sekali Yesus Tuhan kita, “tidak ada yang harus dipertahankan  dan mengambil rupa seorang hamba.”

Yang membuat manusia tidak dapat merendahkan diri, ya oleh karena dua hal ini, di mana ego sebagai manusia yang ingin menang sendiri, tidak mau mengalah, gengsi yang tinggi, merasa lebih dari orang lain. Manusia cenderung tidak mau dijajah, direndahkan, menjadi pesuruh dan disuruh.

Adat dalam suku tertentu menjadikan seorang pria suatu pribadi sebagai raja, sehingga menganggap dirinya lebih hebat dan berkuasa dari wanita.

Kekayaan dan gila hormat menjadi suatu yang dicari-cari dan yang dipertahankan oleh sebagian manusia, demi untuk sebuah martabat.

Hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri dan juga memperhatikan kepentingan orang lain (Filipi 2:3-4).

Firman Tuhan mengajarkan kepada kita agar menganggap orang lain lebih utama dari pada diri kita, berarti jangan kita merasa lebih utama dari orang lain. Lebih utama, membawa seseorang menjadi sombong, tidak mau mendengar orang lain dan keras kepala.

Tetapi hendaknya kamu sehati sepikir, satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia.

Dengan kenaikan Yesus ke Sorga dan mencurahkan Roh Kudus tinggal di dalam kita, maka pribadi-Nya nyata dan hidup dalam diri kita. Dia memberi kemampuan kepada  Saudara dan saya untuk tidak mencari kepentingan untuk diri sendiri atau puji-pujian yang sia-sia, melainkan mau saling memerhatikan dan membantu kebutuhan dan keperluan saudaranya, menjaga hubungan agar semakin indah dan dekat sebagai saudara dalam rumah Tuhan; belajarlah untuk bisa memberi pujian kepada orang lain.

Jemaat Tuhan, maukah engkau meneladani Yesus Kristus, di mana engkau rela merendahkan dirimu, menganggap orang lain lebih utama dari pada dirimu sendiri?

Shalom

Pnt.Sahala H

Read More