• <font face=Arise and Shine to be a Witness" />
  • Visi
  • MISI
  • NILAI-NILAI

ROH KUDUS DI DALAM KITA DAN MENYERTAI KITA

 

Pnt. Leonardo Mangunsong

Ketika Yesus masih bersama dengan murid-murid-Nya sebelum Ia mati dan dibangkitkan, Dia berkata: “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. (Yohanes 14:15-17)

Namun sebelum Yesus mengatakan hal tersebut Tuhan sudah berfirman kepada Yehezkiel sebagai janji, bahwa Roh Allah akan tinggal dalam setiap kita yang percaya.

Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu. Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya. Dan kamu akan diam di dalam negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu dan kamu akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu (Yehezkiel 36:25–28)

Ketika kita mengalami kelahiran kembali serta dibaptis oleh Roh Kudus, kita masuk kepada pengalaman hal-hal yang di atas. Tujuannya adalah supaya kita dapat hidup oleh Roh dan dipimpin oleh Roh; dipenuhi oleh Roh, dapat mendengar suara Tuhan, dapat memahami panggilan dan rencana Tuhan, serta menyelesaikannya, dan dapat hidup sama seperti Yesus hidup, diubah menjadi sama seperti Yesus hidup, sehingga pikiran, perasan, kemauan, kecerdasan, mulut, telinga dan mata kita dapat digunakan untuk kemuliaan Tuhan.

Pekerjaan Roh Allah yang tinggal dalam hati kita dan menyertai kita, menurut  Roma pasal 8 mengerjakan banyak hal, di antaranya:

  1. Kita dapat hidup penuh kuasa, merdeka dari hukum dosa dan maut serta hidup berkemenangan dalam segala hal.

Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. (Roma 8:1-2)

 

  1. Kita dapat menggenapi tuntutan hukum Taurat, bahkan dapat hidup dengan standar di atas hukum Taurat (Matius 5:17–48).

Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging, supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh (Roma 8:3-4)

  1. Kita dapat hidup dengan pikiran Allah.

Supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh. Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. (Roma 8:4-8)

 

  1. Kita dapat hidup dalam kebenaran.

Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang  Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran. (Roma 8:9-10)

  1. Kita dapat hidup dengan tubuh yang sehat, di mana ada kehidupan Yesus dalam tubuh kita.

Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu. (Roma 8:11)

 

  1. Kita dapat mematikan keinginan daging.

Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada   daging, supaya hidup menurut daging. Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. (Roma 8:12-14)

  1. Kita dapat hidup sebagai anak Allah serta memiliki kehidupan kekal.

Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!” Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. (Roma 8:15–16).

Dalam kehidupan sehari-hari, Roh yang diam dalam diri kita dan penyertaan-Nya dalam hidup kita dapat membuat kita intim dengan Bapa dalam berdoa dan menyembah Tuhan, dan diberikan-Nya bahasa roh; dalam jiwa kita tidak ada ketakutan lagi, tidak ada kebingungan dan kecemasan, yang ada adalah sukacita dan damai sejahtera, kita dapat hidup dalam mujizat Tuhan, menyenangi Firman Tuhan dan suka melakukan firman Tuhan, dan kita dapat hidup menghasilkan buah Roh serta senantiasa bersaksi tentang Yesus Kristus, bahkan kita dapat mengalahkan kuasa setan dan menang atas setiap persoalan dan pergumulan hidup yang kita hadapi.

Roh Allah yang ada dalam hati kita dan menyertai kita Dia adalah Allah Tri Tunggal, Raja segala raja, dan Tuhan di atas segalanya, mengatur dan memimpin hidup kita. Tuhan ingin agar kita fokus kepada Dia, sehingga kita dapat memahami pekerjaan-Nya serta mengikuti alur kerja-Nya sehingga kita dapat merepresentasikan Dia, sehingga bangsa-bangsa dapat melihat kemuliaan-Nya melalui hidup kita. Dan karena Roh Allah ada di dalam kita dan Dia menyertai kita, maka genaplah Firman Tuhan dari Yesaya 61:1-4, bahwa Tuhan juga mengurapi kita sehingga kabar baik dapat diberitakan melalui kita.

Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara, untuk memberitakan tahun rahmat TUHAN dan hari pembalasan Allah kita,  untuk menghibur semua orang berkabung, untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar, supaya orang menyebutkan mereka “pohon tarbantin kebenaran”, “tanaman TUHAN” untuk memperlihatkan keagungan-Nya. Mereka akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan mendirikan kembali tempat-tempat yang sejak dahulu menjadi sunyi; mereka akan membaharui tempat yang telah turun-temurun menjadi sunyi.

 

Oleh: Pnt. Leonardo Mangunsong