Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
  • <font face=LET THY KINGDOM COME Through Discipleship" />
  • Visi
  • MISI
  • NILAI-NILAI

KESUDAHAN SEGALA SESUATU

Pnt. Leonardo Mangunsong

Pnt. Leonardo Mangunsong

Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?” Jawab Yesus kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku, dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci. Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya. (Matius 24:3-14)
Dari Matius 24:3-14 ini, Tuhan Yesus menjelaskan kepada kita tentang kesudahan dunia atau kesudahan segala sesuatu. Tujuan-Nya adalah agar kita mengetahuinya, mengerti tanda zaman serta menjadi pelaku untuk kesudahan dunia ini, bukan menjadi penonton.
Apa yang Tuhan Yesus katakan tentang kesudahan zaman, sama dengan tanda-tanda kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, yang menandakan kesudahan segala sesuatu, termasuk kesudahan dunia ini.
1. Kesudahan dunia ditandai dengan datangnya penyesatan oleh mesias-mesias palsu dan Tuhan memerintahkan kita agar waspada;
2. Akan terdengar deru perang dan kabar-kabar tentang perang, di mana bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan;
3. Akan ada kelaparan dan disertai dengan gempa bumi di berbagai tempat;
4. Oleh karena nama Tuhan, kita diserahkan untuk disiksa, dibunuh dan dibenci oleh semua bangsa;
5. Banyak orang akan murtad dan saling menyerahkan serta saling membenci;
6. Penyesatan yang akan datang melalui banyaknya muncul nabi-nabi palsu;
7. Kedurhakaan semakin bertambah-tambah, sehingga kasih kebanyakan orang menjadi dingin.
Tanda-tanda kesudahan dunia itu sedang terjadi dan kita alami juga. Allah ingin kita menjadi waspada dan berjaga-jaga. Namun dari semua tanda-tanda di atas, Tuhan ingin agar ketika semuanya terjadi, termasuk di dalamnya penyesatan dan penderitaan, maka kita harus bertahan dan jangan murtad atau menyangkali Tuhan, bahwa kita adalah pengikut Yesus yang sejati dan setia (Matius 24:13)

Salah satu pesan Tuhan supaya kita berkemenangan di masa kesudahan dunia ini adalah: menguasai diri, menjadi tenang dan terus menerus berdoa, baik secara pribadi maupun secara korporat (1 Petus 4:7)

Namun selain tanda-tanda kesudahan zaman di atas, ada hal lain yang akan terjadi, yaitu ada kegerakan dari Tuhan, di mana Injil Kerajaan akan diberitakan ke seluruh dunia, menjadi kesaksian bagi semua bangsa (Matius 24:14). Jadi selain kita bertahan, berdoa secara pribadi dan korporat, Tuhan juga berpesan bahwa kita harus memberitakan Injil Kerajaan sorga ke seluruh dunia. Dan Yesus berkata: setelah Injil Kerajaan Allah diberitakan ke seluruh dunia: “Sesudah itu barulah tiba kesudahannya”. Jadi tanda kesudahan dunia terjadi ketika Injil diberitakan ke seluruh dunia dan dalam hal ini sangat bergantung dari peranan kita sebagai gereja.

Marilah kita bangkit untuk memberitakan Injil Kerajaan Allah ke seluruh dunia, ke setiap tempat di mana kita ada. Doa saya agar dalam gereja ini, oleh jemaat, Injil diberitakan disertai tanda-tanda dan mujizat; ada kobaran api Roh Kudus untuk memberitakan Injil disertai dengan belas kasihan.

Marilah kita bekerja sama dengan Roh Kudus untuk menggenapi rencana Tuhan dan mewujudkan kesudahan segala sesuatu, yaitu memberitakan Injil. Dalam bulan ini dan selanjutnya, kita senantiasa memberitakan Injil, karena tiupan sangkakala Allah sudah terdengar untuk kita bergerak. Amin.