Suara Penatua Bulan Februari 2019

BL NewMEMILIKI KEHIDUPAN KERAJAAN ALLAH

Oleh : Pnt. Leonardo Mangunsong

Tuhan ingin agar kita mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan tidak hanya masuk Surga, maksudnya adalah kita memiliki dan dimiliki oleh Kerajaan Allah di mana Pemerintahan Allah mutlak dan nyata dalam kehidupan kita. Hidup kita semakin diubahkan menjadi sama seperti Yesus.

Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita. (I Korintus 6:9-11).

Jadi kita tidak hanya melihat Kerajaan Allah pada saat kita dilahirkan kembali (I Yohanes 3:3) dan juga tidak hanya masuk Kerajaan Allah ketika kita melakukan kehendak Allah (Matius 7:21), tetapi kita mendapat bagian dalam Kerajaan Allah yaitu memiliki dan dimilki oleh Kerajaan Allah seperti dalam Firman (I Korintus 6:9-11).

Tuhan ingin agar kita senantiasa memiliki kehidupan Kerajaan Surga, maksudnya adalah Ketika Tuhan berkata bahwa Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus (Roma 14:17) maka Tuhan ingin agar setiap hari kita mengalami kebenaran, damai sehjahtera dan sukacita selama 24 jam, karena kita memiliki dan mendapat bagian dalam Kerajaan Surga. Bukan menjadi orang yang kadang hidup benar kadang tidak, atau kadang damai sejahtera dan kadang tidak, jadinya tidak konsisten.

Bagaimana cara kita dapat senantiasa memiliki kehidupan Kerajaan Allah dan hidup dalam pemerintahan Allah, yaitu :

  1. Kita harus memiliki Firman tentang Kerajaan Allah dan menghidupinya dengan cara mendengar, mengerti dan melakukan firman tentang Kerajaan Allah. Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Surga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan. Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.” (Matius 13:19, 23). Benih Kerajaan Allah yang kita dengar, kita mengerti maka Kerajaan Allah dalam hidup kita berbuah lebat. Hidup senantiasa dalam kebenaran, sukacita dan damai sejahtera senantiasa dan hidup penuh kuasa.
  2. Kita menjadikan Yesus Kristus Sang Raja sebagai pusat kehidupan kita sehingga Dia menjadi yang terutama dalam kehidupan kita. “Hal Kerajaan Surga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. Demikian pula hal Kerajaan Surga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.” (Matius 13:44-46). Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu. Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia. (Kolose 1:17-18). Kita harus membuang kerajaan pribadi atau ego kita dan menggantikannya dengan hidup berpusatkan kepada Yesus dengan cara menyangkal diri, pikul salib dan ikut Yesus setiap hari agar kita dapat memiliki kehidupan Kerajaan Allah setiap hari. Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. (Lukas 9:23).
  3. Kita senantiasa mengikut Yesus dan belajar kepada Dia sehingga kita menjadi sama seperti Yesus serta memiliki kehidupan Yesus. Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.” (Matius 11:28-30). Tuhan ingin agar setiap kita memilki kehidupan Kerajan Allah setiap hari selama 24 jam dengan cara memiliki Firman tentang Kerajaan Allah, dengar dan mengerti serta melakukan Firman itu setiap hari sehingga berbuah lebat.

Alkitab banyak mengajarkan Firman tentang Kerajaan Allah. Kita juga harus mengutamakan Yesus sebagai Tuhan dan Raja, Dia menjadi pusat kehidupan kita, kita tunduk dan taat kepada Dia. Kita juga harus menyangkal diri dan pikul salib serta mengikut Dia setiap hari, kemudian senantiasa belajar kepada Yesus supaya hidup kita menjadi seperti Yesus, memiliki kehidupan Yesus yaitu kehidupan Kerajaan Allah.

About the Author: Ervinna Graceful