Category Archives: Pnt. Robinson Saragih

Renungan, 3 Februari 2019

BRHIDUP DALAM FIRMAN KERAJAAN ALLAH

Oleh : Pnt. Robinson Saragih

MATIUS 13:18-23; Karena itu, dengarlah arti perumpamaan penabur itu. Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Surga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan. Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira. Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itu pun segera murtad. Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah. Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.”

Saudara jemaat Tuhan Yesus Kristus, dari ayat-ayat di atas kita bisa langsung belajar bahwa sangat penting sekali seseorang untuk MENGERTI FIRMAN TUHAN, supaya kita tidak gampang disesatkan atau hidup kita tidak berbuah namun dengan pengertian yang baik maka hidup kita akan berbuah berpuluh kali lipat.

Dari arti perumpamaan Yesus ini kita bisa mendapatkan pemahaman bahwa mengikuti KELOMPOK PEMAHAMAN ALKITAB adalah sangat penting, karena dalam kekompok PA itu kita bisa belajar mengerti FIRMAN KERAJAAN ALLAH. Jadi sangat penting sekali kita untuk belajar firman Tuhan, supaya kita bisa mengerti firman Kerajaan Allah.

Dari arti perumpamaan ini juga kita bisa mengetahui betapa rawannya hidup dari orang-orang yang KUATIR DALAM HIDUPNYA dan DITIPU OLEH KEKAYAAN DUNIA INI, ketika mereka menerima firman Kerajaan dengan sukacita karena mengerti, namun dalam hidup mereka, mereka tidak pernah menjadi DEWASA dan mereka TIDAK BERTUMBUH dengan BAIK sehingga mereka sama sekali tidak berbuah. Begitulah nasib dari orang-orang percaya yang hidupnya diterpa kekuatiran dan hidupnya tertipu siasat si jahat yang mengiming-iming janji kekayaan dunia dan orang-orang yang sangat mencintai dunia ini, hidup mereka tidak akan menjadi dewasa dan hidup mereka tidak berbuah banyak.

Ketika ada orang-orang yang benar-benar menyiapkan hati mereka ketika mereka hendak belajar firman Tuhan, maka mereka akan mendapatkan firman itu dan mereka akan mengertinya. Biasanya orang-orang yang mengerti firman Tuhan akan menjadikan firman itu sebagai pedoman hidup dan merekalah yang disebut PELAKU FIRMAN dan para pelaku firman ini akan hidup dalam sukacita dan hidup dalam damai sejahtera, karena mereka menjadi orang-orang yang tidak bisa lagi ditipu si jahat dan mereka tidak akan tertipu oleh kekayaan dunia yang palsu dan fana ini.

Ada banyak orang yang mengerti firman Tuhan dan dengan sukacita menerapkannya dalam hidup mereka maka hidup mereka sangat diberkati dan mereka hidup dalam suka cita dan menikmati kebahagiaan yang dikerjakan oleh Roh Kudus.

Ketika seseorang mengerti firman Allah dan mereka mempercayai-Nya maka Allah yang berfirman adalah setia, maka mereka yang PERCAYA FIRMAN ALLAH tidak akan dipermalukan, seperti apa yang mereka percaya demikianlah Allah akan menepati firman-Nya. Dan ketika seseorang mengerti firman Tuhan dan karena itu mereka berharap agar firman itu terealisasi dalam hidup mereka, maka mereka tidak akan dikecewakan karena firman yang menimbulkan pengharapan itu adalah firman yang berisi kuasa dan IMAN ALLAH, sehingga seberapa banyak orang yang berharap kepada kebenaran itu terealisasi, maka mereka akan melihat bahwa mereka tidak akan dikecewakan oleh PENGHARAPAN mereka, mereka tidak berharap kepada sesuatu yang tidak lemah dan kosong, artinya mereka tertipu oleh pengharapan yang sia-sia. Karena Allah yang berfirman sanggup untuk merealisasikan kebenaran firman-Nya.

Oleh karena itu saya mendorong semua jemaat untuk rajin belajar firman Tuhan, dan ikutlah dalam kelompok-kelompok PEMAHAMAN ALKITAB, SUPAYA KITA BISA BELAJAR DENGAN SISTEMATIK dan terarah juga kita bisa dibimbing oleh seorang PEMBIMBING atau SEORANG MENTOR yang akan mengajar kita dan mengarahkan kita untuk MELAKUKAN apa yang kita pelajari sehingga dipastikan kita akan MENAATI FIRMAN TUHAN itu, yang akan menyebabkan kita hidup dalam sukacita dan dengan penuh damai sejahtera. AMIN, HALELUYA. PUJI TUHAN.