Suara Penatua April 2020

Pnt. Leo MYESUS TELAH MATI DAN BANGKIT BAGI DUNIA INI

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

Allah telah menunjukkan kasih-Nya kepada dunia ini dengan cara mengutus anakNya yang tunggal sebagai penebus dosa umat manusia sehingga setiap orang yang percaya kepada Yesus akan diselamatkan.

YOHANES 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Yang dilakukan oleh Yesus bagi dunia ini adalah bahwa Ia telah mati dan bangkit bagi orang-orang berdosa sehingga manusia tidak perlu mengalami kematian kekal tetapi mengalami kehidupan yang kekal.

I KORINTUS 15:3-4 Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;

Yesus mati untuk menebus dosa-dosa kita juga menebus kita dari kutuk-kutuk akibat dosa yaitu sakit penyakit, kemiskinan, kelemahan serta kebinasaan kekal. Kita dibebaskan dari semua akibat dosa dan semuanya itulah ditanggung oleh Yesus dalam kematianNya di kayu salib dan semuanya terjadi karena kasihNya Bapa kepada dunia ini.

YESAYA 53:2-6 Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupa pun tidak, sehingga kita menginginkannya. Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurNya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadaNya kejahatan kita sekalian.

Jadi kematian Yesus bagi dunia ini dan terhadap orang yang percaya kepada karya Yesus di salib maka dosa dan kejahatan serta kutuk dan sakit penyakit dan kelemahan tidak bisa berkuasa lagi karena kita menjadi orang yang dibenarkan oleh Tuhan.

I KORINTUS 15:55-57 Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?” Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

Yesus bukan hanya mati bagi dunia ini tetapi Dia juga telah bangkit supaya kita tidak hidup dalam kematian kekal tetapi memiliki hidup yang kekal yaitu hidup di dalam Kristus Yesus. Dan ketika kita memahami akan kematian dan kebangkitan Yesus maka kita tidak lagi hidup dikuasai oleh dosa tetapi hidup kita dipakai untuk melayani dan memuliakan Tuhan.

ROMA 6:1-11 Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya? Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya. Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa. Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan Dia. Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia. Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah. Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

Tuhan ingin agar pemahaman kita terhadap kematian dan kebangkitan Yesus membuat hidup kita tidak lagi buat dosa tetapi kita untuk Yesus dan kita juga selalu menceritakan akan karya kematian dan kebangkitan Yesus agar tidak ada satupun orang di dunia ini yang binasa tetapi beroleh hidup yang kekal.

Marilah kita bangkit untuk menceritakan akan kematian dan kebangkitan Yesus di tengah dunia yang sedang terpuruk karena virus corona dan akibat-akibat virus corona ini.

About the Author: Ervinna Graceful