Renungan Taat, 22 Desember 2019

Pnt. Sahala HMURID SENANTIASA MELAKUKAN FIRMAN TUHAN

Penulis : Pnt. Sahala Hutagalung

Firman Tuhan sangatlah penting bagi kehidupan anak Tuhan, melalui Firman Tuhan kita dapat mengetahui kehendak Tuhan dan dapat mendengar janji-Nya atas hidup kita.

Terimalah dengan lemah lembut Firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu (Yakobus 1:21).

Sebagai murid-Nya, Firman Allah berkuasa mengubahkan hidup kita, berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran (Firman Tuhan), karena mereka akan dipuaskan.

Bila seseorang sudah dikenyangkan pastilah dia tidak akan mencari makanan lain, demikian juga dengan kita sebagai murid Kristus, kita tidak akan mencari makanan yang lain yakni hal-hal yang bukan kehendak Tuhan dan yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan (makanan kotor) karena sudah dikenyangkan dan dipuaskan dengan Firman-Nya.

Firman Tuhan ibarat benih tanaman yang ditabur, ditabur di tanah yang baik, karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat (Matius 13:23), murid Kristus ditabur benih Firman Tuhan ke dalam hidupnya karena kita diibaratkan tanah yang subur, sehingga kita semua berbuah, menghasilkan sesuatu yang baik dalam hidup.

Murid Tuhan menjadi pelaku Firman Tuhan dalam hidup sehari-harinya, dia patuh dan taat kepada Firman Tuhan, dia menjadi yang mau diperintah oleh Firman Tuhan, bila kita taat maka sehatlah rohani kita. Setiap murid Kristus yang tekun mendengar dan menaati Firman Tuhan maka dia akan menjadi pemenang.

Sebagai murid Kristus kita mau berbuah lebat, menjadi pelaku Firman Tuhan, sungguh-sungguh melakukannya, maka kita akan berbahagia dan damai sejahtera oleh perbuatan dan tindakan yang kita lakukan karena menaati kehendak Allah (Lukas 11:28).

Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu (Matius 7:24-25).

Mendengar perkataan Firman Tuhan dan melakukannya hidup kita akan kuat tidak mudah jatuh sebab didirikan di atas dasar yang kokoh, oleh karena itu jemaat Tuhan senantiasa melakukan Firman Tuhan dalam hidup sehari-harinya, dari situ kita akan berbuah lebat, berkuasa dan mengubahkan banyak orang.

Firman Tuhan mengenyangkan roh kita sehingga kita tidak mencari yang lain selain kehendak Dia dan menantikan janji-Nya.

About the Author: Ervinna Graceful