Suara Penatua Januari 2020

Pnt. Leo MMEMBANGUN DAN MEMURIDKAN UNTUK MENYELESAIKAN AMANAT AGUNG YESUS

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

Sejak Allah menciptakan Adam dan Hawa, Allah memiliki kerinduan untuk membangun rumahNya di bumi. Dan dalam perjanjian baru, ketika Yesus di bumi, maka kerinduan untuk membangun rumahNya semakin dinyatakan.

MATIUS 16:18-19; Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.”

Sama seperti Yesus membangun rumahNya di bumi maka kitapun harus memiliki pandangan yang demikian. Tuhan ingin agar kita dipakai untuk pembangunan rumah Tuhan.

1 PETRUS 2:5; Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

Perlu diketahui bahwa dalam hal membangun rumah Tuhan, dasarnya haruslah Yesus Kristus. Setelah dasar Yesus Kristus maka perlu diperhatikan dasar kehidupan yang harus dibangun di atas dasar Yesus Kristus, diantaranya adalah dalam doa, pujian dan penyembahan, perenungan firman Tuhan serta pemberitaan Injil, dan perekat bangunan itu adalah kehidupan yang saling mengasihi dan memperhatikan satu dengan yang lainnya di dalam Rumah Tuhan. Dasar ini penting supaya ketika terjadi banjir, angin badai dan hujan yang lebat rumah tidak akan hancur.

MATIUS 7:24-25; “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.

Rumah Tuhan yang dimaksudkan oleh Tuhan adalah Keluarga Allah sehingga tidak ada yang merasa asing. Dan dalam keluarga tersebut sangat ditekankan pembangunan hubungan bapa dan anak, itulah sebabnya Tuhan berfirman bahwa semua umat-Nya dijadikan-Nya murid, di mana di dalam rumah-Nya ada kehidupan pemuridan.

EFESUS 2:19-22; Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.

YESAYA 54:13-14a; Semua anakmu akan menjadi murid TUHAN, dan besarlah kesejahteraan mereka; engkau akan ditegakkan di atas kebenaran.

Janji Tuhan bahwa kemegahan rumah Tuhan yang akan datang, kemegahannya melebihi kemegahannya semula, itulah sebabnya bangsa-bangsa akan berduyun datang ke rumah Tuhan untuk meminta pengajaran, pertolongan dan jawaban.

HAGAI 2:10; Adapun Rumah ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam.”

YESAYA 2:2-3; Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana, dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem.”

Kemegahan rumah Tuhan terjadi karena Rumah itu tempat datangnya segala bangsa, itulah sebabnya rumah Tuhan dibangun agar gerejaNya menyatakan kemuliaanNya dengan cara memberitakan Injil disertai tanda dan mujizat dan menjadikan segala bangsa menjadi murid Tuhan serta kuasa dan kasih Allah didemonstrasikan.

MATIUS 28:19-20; Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

Perhimpunan bangsa-bangsa yang membuat mereka datang ke rumah Tuhan karena Tuhan menjadikan rumahNya sebagai rumah doa segala bangsa.

YESAYA 56:7; mereka akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbah-Ku, sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.

Bangsa-bangsa akan berhimpun dan berjumpa dengan pencipta-Nya serta mengalami transformasi, demikian kota-kota karena rumah Tuhan ada untuk menyatakan kemuliaanNya dan Tuhan hadir dalam rumah-Nya bersama-sama umat-Nya.

WAHYU 21:1-3; Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi. Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya. Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: “Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.

Para Penatua mengajak seluruh jemaat Tuhan GKKD-BP untuk bergandengan tangan mengerjakan tema kita tahun ini yaitu Membangun Dan Memuridkan Untuk Menyelesaikan Amanat Agung Yesus dengan semangat dan keantusiasan yang baru dan bersama dengan kuat kuasa Roh Kudus kita dapat mengerjakannya dan berhasil.

About the Author: Ervinna Graceful