Suara Penatua Desember 2019

BRMURID YANG ANTUSIAS KEPADA TUHAN

Oleh : Pnt. Robinson Saragih

FILIPI 3:8-12; Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena menaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan. Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati. Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena aku pun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.

Saudara jemaat Tuhan yang kekasih, dari beberapa ayat di atas kita bisa membaca dan mengerti bagaimana Rasul Paulus begitu BERGAIRAH karena dia mengenal JURU SELAMATNYA dan karena PENGENALAN AKAN YESUS KRISTUS itu dia dapat menganggap suatu KERUGIAN baginya ketika dia mengenal segala yang lainnya, bahkan Rasul Paulus dapat MENGANGGAP SEGALA SESUATU ITU SAMPAH, segala sesuatu menjadi tidak berarti bagi dia jika dibandingkan dengan PENGENALAN AKAN YESUS KRISTUS.

Saudara, mengapa Rasul Paulus DAPAT menghargai KRISTUS YESUS dengan begitu rupa sehingga segala sesuatu dianggap MERUGIKAN bagi dia dan MENGANGGAPNYA SEBAGAI SAMPAH dan kalau kita melihat PERNYATAAN Rasul Paulus ini dalam bahasa aslinya dia mengatakan bahwa di luar Yesus Kristus dianggapnya sebagai KOTORAN atau TAHI hewan, orang jawa mungkin akan mengatakan “TELEK”. Begitu rupa dia memuja Yesus Kristus, karena dia telah belajar hukum TAURAT begitu rupa sehingga dia memahami dan mengenal aturan-aturan hukum Taurat yang begitu rupa dan KETIKA DIA BERJUMPA DENGAN YESUS KRISTUS, Rasul Paulus mengerti KASIH KARUNIA ALLAH di dalam YESUS KRISTUS maka dia sangat MEMUJA dan DIA INGIN MENGENAL YESUS KRISTUS lebih dalam lagi. Bahkan dia pernah berdoa supaya jemaat yang dikasihinya dapat mengenal KASIH KARUNIA YESUS KRISTUS lebih DALAM, lebih PANJANG, lebih TINGGI dan lebih LEBAR yang artinya DAPAT MENGENAL KASIH ALLAH YANG TIDAK TERBATAS. Rasul Paulus menyadari betapa besar KASIH ALLAH itu karena dia benar-benar mengalami betapa besarnya KASIH KARUNIA ALLAH di dalam YESUS KRISTUS, ketika dia menyadari betapa besar dosa dan kesalahan yang dia lakukan bagi GEREJA dan JEMAAT MULA-MULA di YERUSALEM dan sekitarnya. Dia yang ingin MELENYAPKAN semua orang yang menganut JALAN TUHAN yaitu AJARAN YESUS KRISTUS dan dengan sengaja dia meminta surat kuasa dari IMAM BESAR YAHUDI untuk dapat menangkap para pengikut JALAN TUHAN yang ada di DAMSYIK dan membawa mereka kembali ke YERUSALEM untuk dipenjarakan, mereka disiksa dan dianiaya supaya mereka meninggalkan IMAN mereka untuk kembali menganut agama YUDAISME yang dianut oleh SAULUS ketika itu. Ketika Saulus sedang mengejar murid-murid Yesus ke Damsyik, YESUS KRISTUS menemuinya dalam TERANG CAHAYA yang sangat KUAT, YESUS menyapa dia : “Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku?” Jawab Saulus :”Siapakah Engkau Tuhan? Kata-Nya, ”Akulah Yesus yang engkau aniaya itu. Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kamu perbuat.”

Saulus menyadari betapa dia tidak layak mendapat KASIH KARUNIA dan ANUGERAH TUHAN, seharusnya menurut hukum Taurat, dia seharusnya MENDAPAT KUTUK dan MURKA YESUS KRISTUS, karena dia hendak melenyapkan PENGIKUT YESUS, dan GEREJA YESUS KRISTUS. KASIH KARUNIA itu menyebabkan dia ingin mengenal YESUS ANAK ALLAH YANG HIDUP itu dan INGIN MENGENAL KETUHANAN KRISTUS LEBIH LAGI, sehingga dia ingin masuk ke dalam PERSEKUTUAN DENGAN YESUS DALAM PENDERITAANNYA BAHKAN dia menginginkan KEMATIAANNYA SEPERTI KEMATIAN YESUS KRISTUS. Rasul Paulus menginginkan supaya dia bisa mati dianiaya sama seperti kematian SANG JURU SELAMAT itu.

Saudara, Rasul Paulus menyatakan pernyataannya dalam Kitab Filipi 3 ini, merupakan kesaksian dia dan dia mengajarkan supaya jemaat dapat hidup dalam KERENDAHAN HATI dan HIDUP DALAM KESUNGGUHAN UNTUK MENGENAL YESUS KRISTUS dan RELA HIDUP dan BERSEDIA mengikuti Rasul Paulus yang dengan RELA MENGIKUT JEJAK YESUS KRISTUS PENEBUS dosa itu, menyatakan KASIH KARUNIA-NYA kepada jemaat dan kepada orang percaya UNTUK SEMAKIN BERGAIRAH UNTUK MENGENAL YESUS KRISTUS. Dan Rasul Paulus juga mendorong orang-orang PERCAYA agar hidup dalam SUKACITA dan DENGAN ANTUSIAS untuk MELAYANI ALLAH dengan MENYATAKAN KASIH KEPADA orang-orang yang tidak percaya di sekitar kita. Rasul Paulus mendorong orang percaya untuk bergairah dan dapat MELUAPKAN SUKACITANYA mendapat ANUGERAH TERPILIH MENJADI PELAYAN-PELAYAN TUHAN. Dan dengan rajin dan kegairahan yang dikobarkan untuk melayani ALLAH yang telah MENEBUS DOSA kita, MENYUCIKAN kita dan MEMBENARKAN kita, Rasul Paulus menuliskan dalam ROMA 12:11-21; Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan LAYANILAH TUHAN. Bersukacitalah dalam PENGHARAPAN, sabarlah dalam KESESAKAN, dan bertekunlah dalam DOA! Bantulah dalam KEKURANGAN orang-orang KUDUS dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan! Berkatilah siapa yang MENGANIAYA kamu, berkatilah dan JANGAN MENGUTUK! Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis! Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai! Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada MURKA ALLAH, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Janganlah kamu KALAH terhadap KEJAHATAN, tetapi KALAHKANLAH KEJAHATAN dengan KEBAIKAN!

Rasul Paulus mau supaya kita bisa melakukan kehendak Allah dengan RELA yaitu MENGASIHI SESAMA kita, mengasihi UMAT TUHAN maupun juga mengasihi ORANG-ORANG yang belum PERCAYA dan juga kita tetap mengasihi semua orang, yang MENGASIHI kita dan mengasihi MEREKA YANG MEMUSUHI dan YANG JAHAT terhadap kita. Rasul Paulus juga ingin supaya kita TERUS BERTUMBUH DALAM PENGENALAN KITA TERHADAP YESUS KRISTUS, supaya IMAN, KARUNIA ROH dan KARAKTER KITA BERTUMBUH BAIK.

TUHAN YESUS juga menginginkan supaya kita MENGASIHI DIA dan MENGASIHI SESAMA kita seperti ketika kita baru pertama MENERIMA AUGERAH KASIH KARUNIA yang membuat kita mengasihi TUHAN dengan SEGENAP HATI KITA, SEGENAP PIKIRAN dan SEGENAP KEKUATAN bahkan DENGAN SEGENAP APA YANG ADA PADA KITA DENGAN RELA kita persembahkan kepada TUHAN melalui gereja, pelayanan bahkan kepada orang-orang miskin dan orang-orang yang membutuhkan PERTOLONGAN kita. Yesus mau supaya KASIH itu TETAP BERKOBAR dan TETAP BERGAIRAH dan dengan SEMANGAT dan ANTUSIAS BERKOBAR-KOBAR melayani TUHAN melalui pelayanan bagi sesama kita dan bagi orang-orang yang BELUM PERCAYA di luar GEREJA, begitu JUGA DALAM HUBUNGAN PRIBADI KITA DENGAN TUHAN YESUS, MELALUI SAAT TEDUH, DOA PRIBADI, PENYEMBAHAN dan NYANYIAN PUJIAN juga PENGAGUNGAN BAGI DIA KEKASIH JIWA KITA. Juga Tuhan mau supaya kita bisa mengasihi ORANG YANG TERDEKAT DENGAN KITA : PASANGAN KITA bagi yang berumahtangga, anak-anak kita dan jangan lupa ORANG TUA kita, teman-teman sekantor, sekolah maupun kuliah dan semua KOLEGA kita. HALELUYA, PUJI TUHAN. AMEN.

About the Author: Ervinna Graceful