Renungan Taat, 6 Oktober 2019

BL NewMENELADANI YESUS DALAM MEMURIDKAN

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

Yesus menjadi teladan bagi kita dalam hal pemuridan. Dia berhasil menyelesaikan tugasnya untuk memuridkan dan pada akhirnya Bapa mempermuliakan Dia. Langkah awal yang dilakukan oleh Yesus adalah memanggil dan memilih sebanyak 12 orang murid. Hal ini dilakukannya dengan cara berdoa semalaman.

Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul (Lukas 6:12-13).

langkah selanjutnya Yesus ingin agar tujuan dari pemuridan dapat tercapai yaitu murid-murid memahami hidup yang kekal dimana mereka mengenal Bapa satu-satunya Allah yang benar dan mengenal Yesus Kristus yang telah diutus oleh Bapa.

Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus (Yohanes 17:3).

Oleh karena itu Yesus selalu bertemu dengan murid-muridNya dan mengajar mereka dalam kelompok kecil.

Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu. Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada-Mu. Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku (Yohanes 17:6-8).

Dalam memuridkan Yesus tidak hanya sekedar mengajar murid-murid-Nya saja tetapi dalam proses pemuridan itu Yesus juga berdoa, menjaga dan memelihara mereka bahkan pada akhirnya mereka juga diutusnya oleh Yesus untuk memberitakan Injil dan memuridkan banyak orang.

Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu (Yohanes 17:9).

Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita. Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci (Yohanes 17:11-12).

Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia (Yohanes 17:18).

Yesus juga senantiasa memberikan Firman kepada murid-murid-Nya yaitu Firman dari Bapa, bahkan Dia memberikan murid-muridNya kemuliaan sehingga mereka menjadi satu bersama Yesus dan Bapa.

Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia (Yohanes 17:14).

Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku (Yohanes 17:22-23).

Dan pada akhirnya hubungan antara murid-muridNya terhadap Yesus dibagunlah hubungan Bapa dan anak.

Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan (Yohanes 17:24).

Pada akhirnya Bapa mempermuliakan Yesus karena Yesus mengajarkan dan melakukan pemuridan seperti yang Bapa maksudkan dan Yesus berhasil.

Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya. Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada (Yohanes 17:4-5).

Marilah kita melakukan pola pemuridan yang dilakukan oleh Yesus dan meneladani Nya dan oleh karena kuasa Roh Kudus pastilah kita berhasil sehingga bumi ini dipenuhi oleh murid-murid Yesus.

About the Author: Ervinna Graceful