Renungan Taat, 18 Agustus 2019

BSMAKANANKU MELAKUKAN PEKERJAAN BAPA

Oleh : Pnt. Sahala Hutagalung

Makanan adalah sesuatu yang selalu dicari dan dibutuhkan setiap kita untuk membuat tubuh jadi kuat dan sehat, kita akan jadi lesu dan tidak punya tenaga bila tidak ada makanan yang masuk ke dalam tubuh kita.

Saat Yesus berada di dunia, Dia senantiasa taat kepada segala perintah Bapa, apa yang Bapa inginkan Dia setia melakukan dan menyelesaikannya, itulah yang menjadi makanan-Nya. Yesus senantiasa duduk dikaki Bapa mendengarkan apa yang dikehendaki tentang kerajaan Allah, berdiam diri untuk mendengar suara Bapa dan melakukan pekerjaan Bapa, Bapa menjadi pusat pekerjaan Yesus.

Bagaimana dengan kita, apakah Yesus sudah menjadi pusat dan makanan dalam hidup kita?

Tujuan hidup kita menjadi seperti Yesus (II Korintus 3:17-18), dimana kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar. Yohanes 4:23-24 Menjadi penyembah Allah dalam Roh dan kebenaran. Menjadi orang yang diutus Allah untuk menyampaikan Firman Allah, dan Allah mengaruniakan Roh-Nya yang tidak terbatas (Yohanes 3:34).

Kemuliaan Allah sudah nyata bekerja diatas saudara dan saya, saudara sudah dipenuhi hadirat Tuhan dan kepribadian Allah ada didalam saudara, oleh sebab itu kita ingin mengikuti perintah Tuhan yang sudah memberi kuasa kepada kita (Kisah Para Rasul 1:8), untuk memberitakan injil penuh dengan sukacita, bukan karena kewajiban melainkan karena kasih kita kepada Yesus yang sudah mengorbankan nyawanya untuk kita, saya ingin bercerita dan bersaksi kepada orang lain tentang apa yang sudah Yesus lakukan dalam hidup saya.

Dengan menyembuhkan orang yang sakit, membebaskan orang yang terikat roh jahat, dan menyampaikan kabar baik tentang kerajaan Allah Dia melaksanakan apa yang dilihat dari Bapa di sorga.

Mari jemaat Tuhan kita menceritakan perbuatan besar yang Yesus sudah lakukan dalam hidup kita supaya orang lain yang belum mengenal dan percaya kepada Yesus mereka diselamatkan, tetangga kita, teman di kampus, sekolah, dan lingkungan pekerjaan, itulah makanan kita.

About the Author: Ervinna Graceful