Suara Penatua Bulan Juli 2019

BRMISI ALLAH BAGI DUNIA INI

Oleh : Pnt. Robinson Saragih

YOHANES 4:23-24; Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

Saudara yang saya kasihi dalam Yesus Kristus, pada ayat-ayat diatas kita tahu bahwa Yesus menyatakan bahwa Bapa menginginkan atau mencari orang-orang yang mau MENYEMBAH ALLAH. Allah mencari PENYEMBAH bukan PENYEMBAHAN. Jadi Dia menginginkan manusia, mengapa Dia menginginkan manusia? Karena Tuhan telah menciptakan manusia segambar dan serupa dengan Dia, namun manusia telah berbuat dosa maka manusia telah kehilangan kemuliaan Allah, dan manusia oleh DOSA terpisah dari Allah. MANUSIA akhirnya berdosa dan menjadi budak dosa dan selalu kecenderungan hatinya selalu berbuat jahat dan berbuat dosa. Allah ingin agar manusia kembali menyembah Dia dan kembali ke dalam hubungan yang intim dengan Dia, Allah Pencipta SEMESTA ini.

 

ALLAH DAN MISINYA.

KOLOSE 1:16; karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Sejak semula Allah menciptakan manusia supaya manusia berkuasa untuk mengelola bumi ini, namun manusia kehilangan kemampuan dari HIKMAT ALLAH dan KUASA untuk MENGELOLA BUMI ini, dosa telah menghancurkan manusia dan bumi yang dikelolanya. Untuk itulah Tuhan KEMBALI HENDAK MEMULIHKAN BUMI INI, dengan memulihkan MANUSIA, Maka itu Dia KEMBALI MENGASIHI CIPTAANNYA. Untuk memulihkan kehendak-Nya, maka Dia berencana agar terjadi PEMULIHAN HUBUNGAN dengan MANUSIA, maka Tuhan memanggil Abraham untuk menjadi alat-Nya supaya manusia mengenal dan memuliakan Allah kembali. ABRAHAM menyembah Dia, Allah yang memanggilnya, dan Abraham dikenal sebagai penyembah Allah dengan selalu membangun MEZBAH PENYEMBAHAN di samping KEMAH tempat tinggalnya di manapun dia sedang berkemah untuk tinggal di tanah Kanaan. Bangsa Israel pun menjadi PENYEMBAH ALLAH, melalui bangsa Israel Allah memperkenalkan diri-Nya kepada bangsa-bangsa di sekitarnya. Bangsa Israel membangun Bait Allah di tengah-tengah kehidupan bangsa itu. Bangsa-bangsa di sekitar mereka dapat melihat bagaimana bangsa Israel memiliki Allah yang dahsyat yang mereka puji dan mereka sembah, dan mereka menyebut-Nya sebagai ALLAH ISRAEL. ADONAI YAHWEH ALLAH yang menjadi PELINDUNG dan PENYELAMAT bangsa itu. Melalui Israel lahirlah YESUS KRISTUS yang kemudian memperkenalkan sifat-sifat dan KARAKTER Allah dan juga melalui Yesus Kristus Allah memperkenalkan KASIHNYA kepada manusia. Melalui kehadiran dan kehidupan Yesus Kristus Dia memperkenalkan kehidupan seorang PENYEMBAH ALLAH, BAPA-NYA dan MENJADIKAN MURID-MURIDNYA sebagai penyembah YESUS KRISTUS dengan memberikan AMANAT AGUNG KRISTUS yang menyebabkan lahirnya  GEREJA YESUS KRISTUS sebagai alat Tuhan untuk menyaksikan keberadaan Allah di bumi ini. Dan melalui PUJIAN  PENYEMBAHAN  JEMAAT TUHAN di gereja-gereja maka Allah dihadirkan kembali di bumi ini. Allah ingin agar semua orang percaya dapat menjadi SAKSI KRISTUS yang efektif di bumi ini, supaya semua orang kembali menyembah Dia,  Allah yang menciptakan bumi ini untuk KEMULIAAN-NYA.

ALLAH DENGAN DUNIA

ROMA 10:14-15a; Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus?

TUHAN adalah pusat segala sesuatu dan telah merancang agar semua orang di dunia MENGENAL DIA melalui YESUS KRISTUS, dan menyembah DIA. Hal yang akan membuat kita menjadi orang-orang terbaik, menjadi utuh dengan menemukan tempat kita di KERAJAAN ALLAH. Dengan memiliki prespektif Allah tentang dunia dan menjadikan perspektif-Nya itu untuk mengubah karakter kita, dan inspirasi untuk menjadi tujuan hidup kita. Tuhan telah menaruhkan kerinduan untuk MENGENAL DIA di dalam HATI setiap orang, dan Dia ingin setiap orang MENYEMBAH DIA. Tujuan kita adalah untuk mengetahui bagaimana kita dapat melakukan bagian kita dalam RENCANA BESAR ALLAH bagi semua orang di dunia ini.

YOHANES 3:16; Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

ROMA 3:23; Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

ROMA 6:23; Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Jadi, apakah semua orang bisa mempercayai Anak Tunggal Allah itu? Dan apakah semua orang dapat mendengar dan mengenal Dia? Apakah semua orang memiliki akses terhadap berita Injil itu? Apakah semua orang dari segala Bangsa memiliki akses mengenal Dia sehingga mereka bersedia MENYEMBAH-NYA?

DUNIA INI

PERKIRAAN POPULASI DUNIA = 7.6 milyar  orang

BERITA BURUK : 3 milyar manusia tidak memiliki akses terhadap berita Injil

KABAR BAIK : 4.6 milyar manusia hidup dimana Injil dapat diakses.

Bagaimana dan di mana 3 milyar orang yang tidak dapat mengakses Injil itu bisa menyembah Dia?

Mereka ada di dalam daerah JENDELA imaginer yang membentang dari 10 derajat LU dan 40 derajat LU khatulistiwa, dari tepi Barat Afrika hingga ke Samudera Pasifik. Ini adalah daerah di mana 85% dari kelompok orang yang belum terjangkau Injil (mereka yang memiliki sedikit atau tanpa akses terhadap Injil berada).

Populasi China sekitar 1.4 milyar manusia. Meskipun jumlah tersebut digandakan, masih belum menyamai jumlah 3 milyar jiwa yang tidak memiliki akses terhadap Injil. Itu berarti bahwa 4/10 orang di dunia hanya memiliki sedikit atau bahkan tidak memiliki akses sama sekali terhadap Injil.

PERTANYAAN : Mengapa masih ada demikian banyak orang yang memiliki sedikit atau bahkan tidak memiliki akses sama sekali terhadap Injil?

JAWABAN : Mungkin kita telah mengalami kurangnya motivasi yang disebabkan oleh kurangnya perspektif strategis terhadap orang-orang di dunia?

MARKUS 6:34; Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.

Ketika kita mengetahui begitu besar populasi manusia yang belum terjangkau dan mereka sangat sulit untuk mengakses Injil, apa yang seharusnya kita lakukan? Kita berdoa supaya kepada kita diberi hikmat dan urapan yang membuat kita memiliki BELAS KASIHAN BAPA ada pada kita. Perlu ada MOTIVASI YANG LEBIH BESAR sehingga kita memiliki STRATEGI YANG LEBIH BAIK dalam usaha kita untuk mencapai dan menjangkau DUNIA.

PERSPEKTIF :

  1. ETHNOS (SUKU BANGSA)

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa (ethnos) menjadi murid-Ku (MATIUS 28:18-20).

Perspektif sejarah masa lau selalu berfokus terhadap NEGARA-NEGARA (BANGSA) sebuah perspektif baru yang lebih akurat adalah berfokus pada suku bangsa (ETHNOS)

Ethnos adalah kelompok homogen yang terdiri dari individu, keluarga, klan yang memiliki persamaan bahasa dan identitas etnis (suku, kaum dan bahasa)

             CHINA (BANGSA DAN NEGARA) yang terdiri dari ratusan etnis dan suku. Ada kurang

             lebih 500 suku (etnis) bangsa di China.

  1. TERJANGKAU VS BELUM TERJANGKAU (STA = SUKU TERABAIKAN)

Satu respon Tindakan perspektif : akan diselamatkan atau dibiarkan hilang?

Sebuah perspektif baru lebih strategi mengukur AKSESIBILITAS

TERJANGKAU atau BELUM TERJANGKAU.

Meskipun semua orang sama-sama membutuhkan Injil namun tidak semua orang dapat mengakses Injil dengan mudah.

  1. PENYEMBAH-PENYEMBAH POTENSIAL.

supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa! (FILIPI 2:10-11)

Apakah yang seharusnya menjadi motivasi utama  bagi kita untuk menjangkau semua orang yang belum terjangkau itu? Apakah karena mereka terhilang maka mereka itu yang menjadi motivasi utama kita? Benar karena mereka terhilang kita termotivasi untuk menyelamatkan mereka, namun KASIH adalah PENDORONG UTAMA kita untuk mengusahakan keselamatan mereka. Karena kita terlebih dahulu merasakan Kasih Allah, maka timbul juga Kasih di dalam hati kita bagi orang-orang yang ada di sekitar kita, bahkan ada Kasih Bapa yang mendorong kita untuk mengasihi umat Allah yang belum terselamatkan sampai saat ini. Bagaimana bisa mereka menyembah Allah dan berseru kepada Allah kalau tidak ada yang pergi untuk memberitakannya?

ALLAH DENGAN GEREJA-NYA

KISAH PARA RASUL 1:8; Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Setelah kebangkitan Yesus, maka Yesus memerintahkan murid-murid-Nya untuk melaksanakan AMANAT AGUNG KRISTUS. Suatu perintah untuk menjangkau umat manusia secara lokal dam global. Namun karena pencurahan Roh Kudus itu berdampak besar di Yerusalem, maka begitu hebatnya pengaruhnya terhadap orang-orang Yahudi sehingga dengan cepat banyak sekali orang Yahudi, Imam-imam Yahudi yang percaya, sehingga gereja mula-mula menjadi fokus kepada kegiatan gereja di YERUSALEM. Begitu besar kemajuan jemaat mula-mula itu sehingga semua mereka juga disibukkan oleh pemecahan-pemecahan masalah yang timbul di dalam jemaat. Gereja atau Jemaat sibuk dengan urusan DALAM TEMBOK hingga lupa bahwa Amanat Agung itu berbicara juga tentang daerah lain seperti Yudea, Samaria dan Ujung bumi (LUAR TEMBOK).

Ada hamba Tuhan yang membuat pernyataan katanya: “Jika gereja tidak melakukan perintah dalam KISAH PARA RASUL 1:8, maka akan timbul peristiwa KISAH PARA RASUL 8:1  (ANIAYA). Hingga timbullah penganiayaan kepada Jemaat dan Stefanus dibunuh, dan berbagai aniaya menyebabkan banyak jemaat yang keluar dari Yerusalem. Mereka meninggalkan Yerusalem dan pergi ke daerah-daerah lain dengan mengabarkan Injil sehingga Injil sampai ke daerah-daerah lainnya. Saulus seorang Farisi yang muda bertobat dalam perjalanannya untuk menganiaya jemaat di Damsjik. Saul kemudian menjadi alat bagi Allah untuk memberitakan Injil dan oleh ilham Roh Kudus dia  menuliskan banyak surat-surat penggembalaan yang menjadi bagian penting sebagai Firman Allah dalam Perjanjian Baru.

GEREJA UNIVERSAL DAN GEREJA LOKAL

Gereja, sebagai Tubuh Kristus, bertanggung jawab atas Amanat Agung Kristus. Hal yang kelihatan nyata saat ini secara fisik gereja lokal lebih utama kelihatan dari pada tubuh Kristus yang Universal, dalam melaksanakan AMANAT AGUNG KRISTUS.

JHON.R.W. STOTT mengatakan bahwa : ”Setiap orang percaya lainnya di dunia ini, apapun kebangsaannya atau denominasinya, adalah saudara atau saudari kita di dalam Kristus; namun tidak baik menganggap keanggotaan atas gereja Universal sudah cukup bagi kita. Kita harus bergabung dengan gereja lokal, tempat setiap orang Kristen berbagi dalam penyembahannya, persekutuannya dan kesaksiannya (BASIC CHRISTIANITY).”

Jemaat Tuhan yang saya kasihi, gereja lokal merupakan bagian dari Tubuh Kristus yang universal dan gereja lokal setempat juga merupakan bagian tubuh Kristus.

I KORINTUS 3:16; Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

EFESUS 2:19; Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,  

EFESUS 2:22; Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.

Gereja sebagai Tubuh Kristus yang bertanggung Jawab untuk melaksanakan AMANAT AGUNG KRISTUS. Jemaat dengan gairah kasih Allah mengasihi dunia yang terhilang ini dan menjadi alat Tuhan untuk mencari penyembah-penyembah yang benar, maka penginjilan lokal atau penginjilan global menjadi tugas gereja lokal dan gereja universal. PI adalah tugas utama gereja (I PETRUS 2:9). Kuasa Allah telah dicurahkan kepada gereja Tuhan dan kepada Umat Tuhan (KISAH PARA RASUL 1:8). Pola ilahi Allah dalam penjangkauan Gereja menjadi saksi Kristus di manapun gereja berada (KISAH PARA RASUL 2:41-47). Jemaat berdoa, jemaat mengabarkan Injil, memuridkan, bersekutu, memuji dan menyembah Tuhan serta berbagai pelayanan yang memuliakan Tuhan, Allah, Bapa Tuhan kita YESUS KRISTUS.

Tugas utama gereja adalah menjangkau orang yang belum percaya, dan melayani mereka sehingga mereka menjadi murid-murid Yesus, yaitu sosok manusia yang serupa dengan Yesus melalui kesamaan mereka dalam pikiran, perasaan dan kemauan mereka yang  dikuasai oleh ROH KUDUS, mereka hidup sebagaimana Yesus dulu menaati perintah Bapa-Nya demikianlah murid-murid Yesus menaati AMANAT AGUNG sehingga mereka dapat memberikan penyembahan dengan membawa penyembah-penyembah Allah yang benar kepada Allah, Bapa Tuhan kita YESUS KRISTUS.

ALLAH DAN ANDA

I PETRUS 2:9; Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

I KORINTUS 12:4-7; Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang. Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.

I KORINTUS 12:12; Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.

I KORINTUS 12:18; Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya. 

I KORINTUS 12:27; Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.

Setiap anggota gereja atau jemaat Tuhan, maka Tuhan telah mengaruniakan kepadanya sebuah karunia rohani bahkan tempat khusus, supaya dalam kesatuan tubuh atau sinergi bersama setiap jemaat bisa saling memperhatikan supaya bisa saling mendorong dalam pekarjaan baik dan supaya bisa saling menasehati dan semakin giat melakukannya untuk mengerjakan tanggung jawab gereja dan tanggung jawab bersama. Di bawah kepemimpinan para penatua setiap anggota jemaat bisa mengerjakan tanggung jawabnya dan dapat bekerja sinergi mengerjakan tugas gereja untuk dapat melaksanakan AMANAT AGUNG KRISTUS yang merupakan tugas utama gereja. Pelaksanaan tugas ini oleh setiap anggota jemaat yang bertanggung jawab dalam bidangnya dengan sinergi bersama dapat berjalan bersama dengan masing-masing anggota dengan karunia-karunia dan bakatnya masing-masing mengerjakan tugas bersama sehingga AMANAT AGUNG DAPAT dilaksanakan dengan baik. Masing-masing anggota yang sudah mengerti dan dewasa secara rohani, akan mengerjakan tanggung jawabnya dan meminta tugas dan meminta diberi tanggung jawab agar dia terlibat dan bukan menjadi PENONTON dalam gereja lokalnya. Seharusnya setiap anggota jemaat dapat dilibatkan dan menjadi terlibat dalam pelayanan dan pekerjaan bersama sebagai PARA PENYEMBAH melakukan penyembahan, agar kita masing-masing dapat menemukan penyembah-penyembah potensial di sekitar kita. Hanya para PENYEMBAH yang dapat menemukan dan membentuk PENYEMBAH. Allah adalah Roh Dia ingin mendapatkan para penyembah-penyembah yang benar. Dia mencari orang-orang yang berdosa yang belum percaya. Ada penyembah potensial atau ada orang-orang damai atau orang-orang kunci yang rindu dan haus akan KEBENARAN. Mari kita temukan mereka, yang sudah rindu dan sudah menunggu-nunggu supaya mereka bisa mendengar KABAR BAIK yaitu INJIL KASIH KARUNIA. Tidak perlu lagi orang harus ke neraka karena dosa dan kejahatan mereka, karena Yesus Kristus telah mati untuk menebus dosa dan seluruh kejahatan mereka. Haleluya. Amin.

About the Author: Ervinna Graceful