Renungan Taat, 17 April 2019

BSMEMBANGUN KEHIDUPAN YANG BENAR

Oleh : Pnt. Sahala Hutagalung

Setiap kita harus memperhatikan bagaimana harus bersikap dalam membangun dasar dan membangun kehidupan agar hidup kita tetap kokoh dan tegak berdiri dalam kebenarannya Allah.

Membangun kehidupan yang benar di tengah-tengah orang yang belum percaya itu sesuatu hal yang tidak mudah dan menjadi pergumulan, bagaimana kita harus bersikap dan bertindak diatas dasar firman Tuhan bukan menjadi kompromi.

Begitu banyak hal-hal yang menjadi tantangan kita di tengah-tengah masyarakat di mana aspek kehidupan mengenai sikap hati, indentitas diri, mengatur dan menggunakan uang, mengatur waktu dan tepat janji kepada seseorang, menjaga tubuh dan kesehatan sebagai anggota tubuh yang harus dipelihara, tutur kata yang sopan, tindak tanduk sehari-hari yang tidak menjadi batu sandungan.

Pergaulan yang buruk merusak kebiasan yang baik, dengan siapa kita berteman dan bergaul setiap hari, itu juga yang akan mempengaruhi hidup kita bahkan kebenaran yang saudara pegang bisa menjadi luntur dan hilang bila terlalu dekat dan sering berjalan bersama sama dengan orang yang buruk sikap, perkataan dan tindakannya.

Dalam pekerjaan dan bisnis, dalam kuliah dan study, dalam aspek kehidupan sosial lainnya kita harus bisa membawa kehidupan yang benar sesuai dengan dasar Alkitab, kita harus bisa mempertahankan kebenaran-Nya Yesus Kristus di tegah-tengah kehidupan sehari-hari supaya nyata bahwa kita adalah murid-Nya.

Di dalam Dia, saudara dan saya sudah dibenarkan Allah, karakter dan sifat ilahi ada di dalam diri kita dan itu semakin nyata terpancar di tengah-tengah tempat kita bergaul. Oleh karena itu sebagai murid Kristus sudah seharusnya kehidupan kita selalu dalam kebenaran firman Tuhan bukan terbawa dengan orang lain sehingga kebenaran yang kita miliki hilang.

Jemaat Tuhan menjadi bercahaya sampai tengah rembang hari, bersinar terus menerus menerangi setiap hati yang gelap dan belum percaya, sehingga membawa kebenaran Allah di tengah-tengah teman dan masyarakat di mana kita berada.

“Jadilah seorang murid Kristus yang selalu membawa kebenaran Allah”.

About the Author: Ervinna Graceful