Renungan 16 September 2018

BSMENGELOLA UANG TUHAN

Oleh : Pnt. Sahala Hutagalung

Lukas 16:10 Barang siapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

Setiap orang yang dapat di percaya mendapat banyak kepercayaan dari Tuhan dan Tuhan ingin untuk kita dapat terlebih dahulu mengatur dan menyelesaikan tugas dan tanggung jawab yang kecil dengan setia, termasuk dalam mengelola keuangan. Mengelola uang dan harta yang di percayakan Tuhan menjadi bagian tanggung jawab Saudara.

Apakah Saudara menjadi orang yang dapat di percaya dalam menggunakan dan membelanjakan uang milik Tuhan. Sikap yang benar mengenai uang membawa dampak besar dimana diberi tanggung jawab yang lebih besar lagi.

Uang hanyalah sehelai kertas yang di cetak dengan tinta, tidak dapat berjalan dan membeli sesuatu dengan sendiri, Saudaralah yang dapat melakukan untuk menggunakannya, Saudara sendiri yang akan memutuskan untuk membelanjakan dan memakainya. Dengan uang yang ada padamu Saudara bisa pakai untuk keperluan sendiri dan keluarga, modal bisnis, dipakai untuk melayani Tuhan dan membantu orang lain yang membutuhkan.

Akar segala kejahatan adalah cinta uang, sampai-sampai tidak ingat waktu dan memikirkan kesehatan karena memburu uang, sejauh manakah kita mencintai uang sampai-sampai tidak pernah mengembalikan yang menjadi milik Tuhan dan memberkati orang lain dalam pelayanannya.

Tuhan ingin untuk kita mengatur dan mengelola uang dengan baik, memberi persepuluhan, untuk kebutuhan pribadi atau keluarga, persembahan di hari minggu, menabung atau investasi, memberi atau menolong orang dalam keperluan dan kedukaan, diakonia, misi, anak asuh mari kita menabur sehingga kita akan menuai.

Bapak, Ibu dan Saudaraku mari kita belajar mengatur uang Tuhan dengan sebaik-baiknya, dari mulai uang  yang sedikit yang tidak cukup untuk satu bulan, tapi jika saudara bisa mengelolanya dengan baik saya yakin engkau akan menjadi orang yang diberkati Tuhan dan perjanjiannya kepadamu bahwa Saudara orang diberi kelimpahan itu akan terjadi.

About the Author: Ervinna Graceful