Renungan 2 September 2018

BL NewKITA MEMILIKI PERJANJIAN BERKAT

Oleh : Pnt. Leonardo Mangunsong

Kelahiran kembali karena kita menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat kita sehingga RohNya tinggal di dalam hati kita, membuat kita memilki perjanjian berkat dengan Tuhan, sebelumya karena kita hidup di luar Kristus maka kita hidup dalam perjanjian kutuk. Puji Tuhan sekarang karena Kristus Yesus maka kita memiliki perjanjian berkat dengan Tuhan sehingga hidup kita pasti diberkati oleh Tuhan.

Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!” Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu (Galatia 3:13-14).

Perjanjian berkat dengan Tuhan menyebabkan kita memiliki hidup yang berkecukupan bahkan berkelimpahan baik secara materi maupun rohani, bahkan di tengah-tengah penderitaan dan kesulitan kita tetap menikmati berkat-berkat Tuhan. Hal ini disebabkan karena kehidupan kita dimulai dari kehidupan bersama Tuhan.

Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini (Ulangan 8:17-18).

Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus (Filipi 4:19)

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya (Matius 6:11).

Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu (Matius 6:31-33).

Untuk merealisasikan seluruh perjanjian berkat dari Tuhan kepada kita maka kita harus berjalan dalam iman untuk terwujudnya berkat-berkat Tuhan dalam hidup kita. Sekali lagi kita harus berjalan dengan iman.

Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia (Ibrani 11:6).

Hidup dengan iman melalui kehidupan yang senantiasa :

  1. Hidup senantiasa mengucap syukur kepada Tuhan. Berterima kasih atas apapun yang Tuhan percayakan kepada kita, sehingga kita senantiasa merasa cukup dan puas dengan segala pemberian dan kepercayaan Tuhan sehingga tidak ada rasa kuatir terhadap apapun yang menjadi kebutuhan hidup kita. Kita merasa bahwa Tuhanlah kepuasaan hidup kita sehingga kita dapat berkata bahwa segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
  2. Kita bekerja dan berbisnis untuk Tuhan dan dengan cara dan Pola Tuhan bukan dengan cara dunia. Kita bekerja dan berbisnis untuk sejumlah uang dan memperkaya diri tetapi untuk memperluas kerajaan Allah melalui pekerjaan dan bisnis yang Tuhan percayakan kepada kita. Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita. Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya (Kolose 3:17, 23-24).
  3. Kelola setiap pemberian dan kepercayaan Tuhan kepada kita dengan bertanggung jawab baik itu uang, harta dan kesehatan kita. Berilah bagian untuk Tuhan yaitu perpuluhan, persembahan-persembahan yang menyenangkan hati Tuhan, pergunakan uang untuk kebutuhan hidup sehari-hari dengan senantiasa bertanya kepada Tuhan dan simpanlah uang dan harta yang selebihnya sebagai investasi supaya kita tidak terjerat dengan hutang piutang dan cukupkanlah kehidupan kita dengan apa yang Tuhan percayakan kepada kita, sehingga kita menjadi hamba yang baik dan setia untuk setiap pemberian Tuhan dan bukan hamba yang malas dan jahat dan pada akhirnya Tuhan akan percayakan kepada perkara-perkara yang besar.
  4. Kita harus hidup bergantung penuh kepada Tuhan dan bukan kepada uang dan harta kita. Maka berkat Allah akan senantiasa mengalir dalam setiap kebutuhan kita. Dan Dia akan memenuhi seluruh keperluan hidup kita menurut kekayaan dan kemurahan hatiNya. Dan Tuhan dipermuliakan lewat uang dan harta kita.

Jemaat Tuhan kita memiliki perjanjian berkat bukan perjanjian kutuk sehingga hidup kita berkecukupan bahkan berkelimpahan karena kita adalah anak-anakNya. Marilah kita hidup dan berjalan dalam perjanjian itu dan menikmati terobosan-terobosan dalam keuangan melalui kebenaran Firman Tuhan tersebut diatas.

About the Author: Ervinna Graceful