Suara Penatua Bulan September 2018

BSTEROBOSAN DALAM KEUANGAN

Oleh : Pnt. Sahala Hutagalung

Maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.

Allah telah membuat perjanjian dengan Abraham melalui Yesus Kristus, Saudara juga termasuk dalam perjanjian ini, Dia mengikat diri-Nya dengan perjanjian-Nya. Tuhan yang mengaruniakan kekayaan dan harta benda dan kuasa untuk menikmatinya,untuk menerima bahagiannya,dan untuk bersukacita dalam jerih payahnya (Pengkhotbah 5:18).

Puji Tuhan, Dia yang berjanji Dia juga yang menepati Firman-Nya dan bagian kita adalah bersukacita oleh karena anugerah-Nya, sesungguhnya Allah peduli akan orang-orang yang menyerahkan hidupnya kepada-Nya.

Tetapi siapa yang mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya, kekayaan yang disimpan oleh pemiliknya menjadi kecelakaan sendiri, membuat dia binasa sampai untuk anak sendiri tidak ada.

Tuhan menginginkan untuk kita mengelola (mengatur) harta-Nya dan bertanggung jawab dalam menggunakannya, bukan menjadi serakah atau merasa masih kurang dan tidak cukup, melainkan apa yang ada pada kita itu untuk kerajaan Allah.

Jika saudara mengikuti Allah dan berjalan didalam ketaatan-Nya, berkomitmen kepada-Nya dan mengasihi Dia lebih dari segala-Nya saudara akan menerima berkat-berkat yang sudah Dia janjikan.

Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya (Kejadian 26:12-13).

Menjadi kaya untuk dipakai merubah orang lain, memberkati hamba-hamba Tuhan, menolong keluarga-keluarga, membantu kegiatan kepanitiaan rohani, membantu membiayai anak sekolah yang tidak mampu.

Saudara harus dapat menikmati terobosan keuangan dalam pribadi atau dalam keluarga, seperti yang dijanjikan Tuhan, dengan penuh iman bahwa kelimpahan itu pasti terjadi dan itu milik saya, milikilah mentalitas Kerajaan Allah dalam hal keuangan dan mengelola keuangan dimana dalam pengaturannya memakai prinsip-prinsip Kerajaan Allah bukan berdasarkan kebutuhan dan keinginan diri apalagi melihat kekurangan yang sangat besar sehingga Firman Tuhan dilanggar.

About the Author: Ervinna Graceful