Category Archives: Pnt. Sahala Hutagalung

Renungan 5 Agustus 2018

BSYESUS BERBUAT BAIK UNTUK MEMBANGUN

Oleh : Pnt. Sahala Hutagalung

Kisah Para Rasul 10:38 yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.

Oleh karena diurapi dan mendapat kuat kuasa Allah, maka Yesus dapat melakukan kebaikan kepada banyak orang dan menyembuhkan orang yang dikuasai iblis, karena Bapa menyertai Dia.

Dalam Lukas 8: 43-48 Yesus menyembuhkan seorang perempuan yang sudah dua belas tahun menderita pendarahan yang tidak berhasil disembuhkan siapapun. Perempuan itu maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya.

Lukas 9: 10-17 Banyak orang mengikuti dan mendengarkan Dia berbicara, sampai hari mulai malam dan mereka belum makan, maka Yesus menengadah ke langit, mengucap berkat, lalu memecahkan roti dan dibagi-bagikan kepada lima ribu orang yang hadir.

Dari dua contoh diatas kita belajar dari pribadi Yesus yang peduli atas masalah orang lain, Dia memiliki hati yang ingin berbuat baik kepada perempuan yang sudah menderita sakit pendarahan dua belas tahun, bahkan untuk urusan perutpun Ia peduli untuk memenuhi agar orang tidak kelaparan.

Sifat untuk senantiasa berbuat baik kepada banyak orang sudah Dia wariskan kepada kita karena Roh-Nya sudah di curahkan bagi kita, oleh sebab itu saudara dan saya pasti selalu bisa untuk berbuat baik dan ingin menolong kesusahan dan penderitaan orang lain.

Tuhan berfirman bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu, dan jangan kita jemu-jemu berbuat baik, kasihilah orang lain seperti engkau juga sudah dikasihi Yesus.

Bahu membahu, bergotong royong membangun Kerajaan Allah dengan mengubah hidup masyarakat di sekitar kita, mengambil bagian untuk membangun kembali jiwa-jiwa yang tidak punya harapan untuk dapat hidup baru dan bertemu dengan Yesus.

Berbuat baik, ramah menyambut orang, murah menolong orang, memperhatikan orang lain, membantu kesusahan orang lain adalah bukti bahwa saudara dan saya sudah lahir baru, kita berinteraksi setiap saat dengan banyak orang, kita melakukannya supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena kuasa dan pengurapannya yang bekerja.

Berbuat baik kepada semua orang, tidak bermusuhan dan membenci melainkan saling membangun yang membuat mereka mengenal kasih Yesus Kristus dan dibangun.