Category Archives: Pnt. Leonardo Mangunsong

Renungan Taat, 21 April 2019

BL NewKUASA KEMATIAN DAN KEBANGKITAN YESUS

Oleh : Pnt. Leonardo Mangunsong

Karena dosa maka manusia mengalami maut dan kematian kekal, bahkan sebelum manusia mengalami maut akibat dari dosa maka manusia dikuasai oleh kemiskinan, kelemahan dan sakit penyakit kutuk-kutuk, serta dibelenggu oleh setan. Tetapi kematian Yesus membuat manusia dapat dibebaskan dari segala kuasa dosa dan akibat-akibatnya sehingga manusia dimerdekakan.

Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; (I Korintus 15:3-4).

Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?” Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. (I Korintus 15:55-57).

Dosa dan segala akibat dosa dihancurkan oleh Yesus dengan kematianNya di kayu salib. Yesus yang menanggung segala dosa dan akibat dosa yang harus ditanggung oleh manusia karena Bapa sangat mengasihi manusia. Kita tidak lagi berada dibawah kuasa maut, kemiskinan dan kelemahan dan sakit penyakit serta kutuk-kutuk juga kuasa setan. Kita menjadi orang yang merdeka dan berkemenangan dalam segala hal, bahkan kematian Yesus membuat kita juga mati terhadap keinginan daging dan kematian dari cara-cara hidup yang lama kerena kita telah menjadi manusia yang baru dan hidup kita adalah milik Yesus.

Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya. (Yehezkiel 36:26-27).

Yesus bukan hanya telah mati terhadap dosa kita sehingga kita memiliki hidup yang baru tetapi Yesus juga sudah bangkit dan memberikan kita hidup yang dibangkitkan dalam segala hal sehingga hidup kita dapat menjadi serupa dengan Yesus. Namun dalam kenyataannya masih banyak anak-anak Tuhan yang hidupnya terus jatuh bangun dalam dosa dan hidup dalam berbagai kesulitan yang membuat sepertinya tidak ada perubahan dari hidup yang lama kepada hidup yang baru.

Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. (II Korintus 5:17).

Kita harus membedakan mana bagian kita dan mana bagian Tuhan. Bagian Tuhan adalah mengerjakan hidup rohani kita dari orang berdosa menjadi orang yang dibenarkan, tetapi bagian kita adalah untuk berubah berdasarkan atau bertolak dari apa yang sudah Yesus kerjakan melalui kematian dan kebangkitanNya. Bagian kita adalah menyerahkan tubuh kita kepada Tuhan dan memiliki pikiran yang terus diperbaharui.

Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. (Roma 11 : 36-12:1-2).

Pembaharuan dalam pikiran dan akal budi itulah yang merupakan buah dari pemahaman yang benar terhadap kematian dari kebangkitan Yesus sehingga hidup kita berbuah lebat sebagai manusia yang baru yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.(Efesus 4:22-24).

Dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya(Kolose 3:10).

Dengan demikian apa yang sudah Yesus lakukan dengan kematian dan kebangkitanNya menjadi nyata dalam buah kehidupan yang kita alami dalam hidup sehari-hari karena tidak ada dalam tubuh dan pikiran kita yang dapat menghalangi untuk menyatakan karya Yesus dalam hidup kita, sehingga perbuatan Yesus nampak dari seluruh hidup kita,vkita tidak miskin lagi tapi diperkaya. Kita tidak megalami kutuk tapi menang atas dosa dan berkemenangan atas setan dalam segala hal. Haleluya kita menikmati dan mengalami Kuasa Paskah. Selamat Paskah.